Wawancara Eksklusif

EKSKLUSIF - Copenhagen bisa jadi Acuan Pembangunan IKN, IAI Kaltim: Perlebar Area Pejalan Kaki

Selain fisik bangunan, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kaltim juga menekankan pentingnya interaksi masyarakat penghuni IKN nantinya.

TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE TRIBUN KALTIM OFFICIAL
TALKSHOW IKN - Agus Fitrianto (kiri) saat membahas konsep pembangunan berkelanjutan di IKN Nusantara dalam Talkshow IKN Insight kerjasa ama Tribun Kaltim dan IAI Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO - Copenhagen, ibukota dan kota terbesar di Denmark, bisa dijadikan acuan seperti apa nanti kota IbuKota Negara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Salah satu cirinya adalah banyaknya area yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Selain fisik bangunan, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kaltim juga menekankan pentingnya interaksi masyarakat penghuni IKN nantinya.

“Jangan sampai bangun kota, kotanya canggih tapi pascahuni masyarakatnya indivisualis, itu akan menghilangkan local wisdomnya Indonesia,” kata Badan Hubungan Luar Negeri dan Task Force IKN IAI Kaltim, Agus Fitrianto, S.T., M.Si, pada 1 September 2022.

Lalu kota-kota mana lagi yang bisa jadi referensi di IKN, berikut petikan wawancara ekslusif dengan Agus Fitrianto dalam talkshow IKN Insight Talk Show bertema “IKN Nusantara tak Tergerus Zaman”.

Baca juga: IKN Nusantara Dibagi Jadi 9 Wilayah, 3 Daerah Jadi Lokasi Pariwisata Ibu Kota Baru

Baca juga: EKSKLUSIF - Bedah Pembangunan IKN, IAI Kaltim: Jarang yang Tahu Kalimantan itu Future Ekonomi

Apa tugas task force dalam pembangunan IKN?

Task force itu sebenarnya gugus tugas, jadi harapannya terlibat dalam pembangunan IKN, agar IKN menjadi memiliki nilai sejarah. Ternyata Arsitek lokal juga mempunyai keterlibatan.

Selain itu memiliki tugas menjadi turunan dari Rencana Tata Ruang (RTR) untuk menerapkan di masyarakat, mungkin nanti aktifitasnya sementara, karena IKN belum terbangun secara maksimal.

Task force akan melakukan publikasi berupa tulisan.

Karena rata-rata dalam anggota IKN task force ini kebanyakan dosen, jadi kebanyakan menulis publikasi, harapannya supaya mengetahui seperti apa, IKN dari kacamata Arsitek hingga turun ke masyarakat.

Kalau dari sisi kacamata Arsitek apa itu IKN?

Mengikuti RTR, bentuk bangunan itu sebenarnya fleksibel.

Tapi kan harapannya bangunan yang didesain juga ramah energi, selain mengikuti aturan yang ditetapkan di IKN, harus mengikuti filosofi energinya.

Bagaimana dari sisi Arsitektur dari pemenang desain bangunan istana?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved