Berita Kaltim Terkini

DPRD Kaltim Tunggu Komitmen Perbaikan Jalan Trans Kalimantan Usai Banjir

DPRD Kaltim menunggu komitmen pihak perusahaan yang akan memperbaiki gorong-gorong serta pengaspalan untuk penanganan jangka pendek

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Dapil Kutai Barat, Ekti Imanuel saat ditemui mengatakan menunggu komitmen pihak perusahaan yang diduga kuat akibat aktivitasnya berdampak pada banjir yang terjadi di Jalur Trans Kalimantan ruas simpang Kajuq-SP 3 Damai daerah Kajuq, Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - DPRD Kaltim menunggu komitmen pihak perusahaan yang akan memperbaiki gorong-gorong serta pengaspalan untuk penanganan jangka pendek usai banjir yang melanda jalur Trans Kalimantan ruas simpang Kajuq-SP 3 Damai daerah Kajuq, Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim Dapil Kutai Barat, Ekti Imanuel saat ditemui mengatakan, meski banjir yang terjadi ialah baru pertama kalinya.

Tetapi hal tersebut fatal karena terkait limbah dari tiga perusahaan bidang pertambangan yang beroperasi di kawasan tersebut.

"Banjir itu baru pertama ya, limbah dari pada perusahaan itu, yang kita panggil (kemarin), sebenarnya sangat fatal terkait itu (luapan air), kita menginginkan ada kajian," tegasnya, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Banjir di Jalan Akses Trans Kalimantan Menuju Kubar, DPRD Kaltim Panggil Perusahaan Rumuskan Solusi

Banjir yang terjadi di jalur akses utama masyarakat Kubar dan Mahulu melalui jalur darat ke daerah lain tersebut utamanya diperuntukkan guna membawa logistik.

Pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap pihak perusahaan terkait sebagai pemilik kawasan agar segara melakukan penanganan.

Pemanggilan juga tindaklanjut dari aduan masyarakat yang ada di media sosial serta penyampaian secara langsung.

"Ada kajian itu, karena posisinya (jalan) juga seperti mangkok, kalau ada air masuk, otomatis harus di pompa agar bisa keluar. Oleh karena itu, ada beberapa poin yang kami minta dalam rapat kan," terangnya.

Baca juga: Komisi IV DPRD Kaltim Minta Serapan Anggaran Disdikbud Kaltim Dipercepat

Perwakilan pemerintah melalui balai jalan nasional juga akan melakukan beberapa peninjauan untuk solusi jangka panjang di ruas simpang Kajuq-SP 3 Damai tersebut.

Terpenting, kata Ekti, perusahaan memperhatikan secara serius permasalahan lingkungan, terkait pembukaan lahan yang diduga kuat berdampak pada banjir yang terjadi pada 5 September 2022 lalu.

Komisi IIi meminta ketiga perusahaan yang bekerja di sekitar area ruas jalan ini segera melaksanakan reklamasi sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), agar tidak mengakibatkan dampak lingkungan bagi masyarakat.

Jika poin-poin tersebut tidak dilaksanakan dan dijalankan.

"Kami dari Komisi III DPRD Kaltim, siap membawa permasalahan ini ke pemerintah pusat. Agar izin pertambangan yang perusahaan miliki di evaluasi dan bahkan di cabut," pungkas Ekti. 

Baca juga: Pengesahan APBD Bakal Tersendat karena Polemik Dualisme Ketua DPRD Kaltim

(*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved