Berita Penajam Terkini

Program MBR Air Bersih Akomodir 3 Daerah di Penajam Paser Utara

Program sambungan air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dipastikan tetap berlanjut.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Program MBR berjalan di tiga wilayah di PPU. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM – Program sambungan air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dipastikan tetap berlanjut.

Hal itu seperti diungkap pihak Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid mengatakan, pemasangan jaringan air bersih ke rumah warga yang masuk dalam program MBR mulai berjalan, terutama untuk daerah Maridan dan Sepaku dan Babulu.

“Untuk Babulu, Sepaku dan Maridan saat ini sudah jalan," ungkapnya pada Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Update Covid-19 Penajam Paser Utara Jumat 23 September, Dua Kecamatan Masih Zona Kuning

Abdul Rasyid mengungkap, program MBR tersebut mengakomodir sebanyak 734 Sambungan Rumah (SR) di Kecamatan Penajam, Sepaku dan Babulu.

Selain itu, diharapkan pengerjaannya dapat selesai pada akhir September 2022.

"Kita berharap bisa selesai akhir bulan ini," sambungnya.

Sebelumnya diketahui, pada tahun 2021 kepala daerah menandatangani persetujuan mengikuti program MBR sebanyak 3.000 SR.

Baca juga: Cuaca Hari ini di Penajam Paser Utara Jumat 23 September, Cenderung Berawan dan Berpotensi Hujan

Namun, dalam perjalanannya terdapat kewajiban pemerintah yang tidak mampu diselesaikan, yakni mengoptimalkan pipa distribusi.

Selain itu, pemerintah daerah juga seharusnya memberikan dana penyertaan modal sebesar Rp15 miliar agar mendapatkan kuota 3.000 SR tersebut.

Pemerintah daerah hanya mampu memberikan Rp5,8 miliar, sehingga kuota yang didapatkan juga turun menjadi 734 SR. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved