Virus Corona di PPU

Update Covid-19 Penajam Paser Utara Jumat 23 September, Dua Kecamatan Masih Zona Kuning

Tim Satgas Covid-19 PPU pada Jumat 23 September 2022 merilis, tidak terdapat penambahan pasien positif Covid-19

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kepala Dinkes PPU, dr. Jansje Grace Makisurat.TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM- Kasus Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali ditemukan.

Tim Satgas Covid-19 PPU pada Jumat 23 September 2022 merilis, tidak terdapat penambahan pasien positif Covid-19.

Sementara pasien yang terkonfirmasi positif lainnya, semuanya sedang menjalani isolasi mandiri.

“Tidak ada tambahan pasien, dan yang positif lainnya juga sedang isolasi mandiri," ungkap Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr. Jansje Grace Makisurat pada Jumat (23/9/2022) dalam rilisnya.

Kasus terkonfirmasi positif beberapa waktu terakhir ini, ditemukan di wilayah Kecamatan Babulu, dan Penajam, akibatnya dua kecamatan tersebut masih berstatus Zona Kuning.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Tertinggi di Kalimantan Timur Dipegang Daerah Kota Balikpapan

Baca juga: Angka Positif Covid-19 di Kaltim Capai 40 Orang, Balikpapan Masih Pegang Rekor Tertinggi 26 Kasus

Baca juga: Update Covid-19 Penajam Paser Utara, Kamis 22 September, Tambahan Satu Pasien Positif

Sementara Kecamatan Sepaku dan Waru, saat ini tidak ada lagi ditemukan kasus positif, sehingga daerah tersebut menjadi zona hijau.

Saat ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Benuo Taka mencapai enam kasus. Seluruhnya sedang isolasi mandiri.

Dengan sebaran di Kecamatan Penajam sebanyak lima kasus aktif dan Kecamatan Babulu satu kasus aktif.

Meski tren peningkatan kasus tidak begitu signifikan, namun penetapan protokol kesehatan diungkapkan dr. Grace harus tetap di perketat.

Baca juga: Balikpapan dan Kukar Daerah Temuan Terbanyak Kasus Positif Covid-19 di Kaltim

Selain itu, upaya menggenjot vaksinasi terutama untuk vaksin booster, juga terus dilakukan.

"Prokes tetap dijaga dan harus vaksin, semua dari vaksin satu sampai vaksin tiga," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved