IKN Nusantara

Sederet Kesiapan Banjarmasin Jadi Penyangga IKN Nusantara, Pintu Gerbang Kalimantan

Sederet kesiapan Banjarmasin jadi penyangga IKN Nusantara, pintu gerbang Kalimantan

TRIBUNKALTIM.CO - Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan merupakan salah satu wilayah yang bakal menjadi penyangga untuk Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.

Dilansir dari Kompas.com, hal ini karena letak Banjarmasin yang strategis sehingga menjadi jalur masuknya barang dan jasa ke Pulau Kalimantan, seperti dari Pulau Jawa.

Banjarmasin memiliki Pelabuhan Trisakti yang selama ini menjadi pintu gerbang ke Pulau Kalimantan.

Arus barang dan jasa yang masuk melalui Banjarmasin memungkin kota ini ke depannya mendukung kebutuhan untuk IKN Nusantara.

Baca juga: Ruas Tol Jembatan Pulau Balang-Bandara VVIP IKN Nusantara Masih Dipertimbangkan

"Artinya arus barang, jasa, menuju Pulau Kalimantan, itu memang pintu masuknya lewat Banjarmasin.

Kontainer, barang, jasa. Sehingga kemudian posisi strategis itu tidak salah kalau Pak Gubernur (Kalsel) menyampaikan Kalimantan Selatan adalah penyangga atau pintu gerbang ibu kota negara," kata Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, dalam bincang-bincang di kantor Kompas.com di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Untuk wilayah Kalimantan Selatan, Banjarmasin merupakan pusat perdagangan dan jasa.

Seluruh prodak hasil bumi, pertanian, dijual di Banjarmasin.

Ibnu menyatakan, daerahnya bisa menjadi penyangga pangan untuk IKN.
Banjarmasin juga memiliki Pasar Sudimampir, yang mirip dengan Pasar Tanah Abang di Jakarta.

"Dari sanalah konveksi, prodak-prodak itu didistribusikan ke Kalimantan Tengah, Hulu Sungai sampai ke Kalimantan Timur," ujar dia.

Ibnu menyatakan, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) untuk regional Kalimantan sudah sepakat bahwa IKN Nusantara harus didukung oleh kabupaten dan kota yang ada di Pulau Kalimantan.

Sehingga, fokus pembangunan tidak hanya di kota yang ada di Kalimantan Timur saja seperti Balikpapan atau Samarinda.

Tapi juga di seluruh kota dan kabupaten yang ada di Pulau Kalimantan.
"Karena bagaimana pun IKN ini kabar gembira bagi Pulau Kalimantan yang selama ini jarang di lirik, sumber daya alamnya begitu besar.

Wajar Pulau Kalimantan ini menjadi masa depan Indonesia," ujar dia.

Wacana pembangunan jalan tol sebagai akses menuju IKN sudah ada dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Selatan.
Sebetulnya, kata dia, ke arah Kabupaten Kotabaru di sisi selatan, sedang digarap jalan tol Banjarmasin-Batulicin.

Tol ini dapat memangkas waktu tempuh Banjarmasin-Batulicin dari yang biasa 7-8 jam menjadi 2,5 jam.

"Kalau jalan itu jadi, hanya 160 kilometer (ke Batulicin), jadi bisa ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Dari Batulicin ke IKN itu sudah dekat," ujar dia.

Selain itu, kata Ibnu, dalam RTRW juga ada rencana untuk membangun jalur kereta dari Banjarmasin ke perbatasan Kabupaten Tabalong, sampai ke Kalimantan Timur.

Dalam konsepnya, kereta api bakal diutamakan untuk mengangkut hasil sumber daya alam baru penumpang. Namun, hingga kini proyeknya belum terealisasi.
"Dulu sempat ada wacana Rusia masuk, China masuk, tapi setelah itukan hilang lagi wacana itu," ujar dia. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved