Berita Bontang Terkini

2.010 UMKM di Bontang Diusulkan Dapat BLT UMKM ke Pemerintah Pusat

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) mengusulkan data 2.010 penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) ke pemerintah

Penulis: Ismail Usman | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Antrean layanan registrasi berkas pendaftar Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di UMKM Center Bontang. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) mengusulkan data 2.010 penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) ke pemerintah pusat.

Data ini merupakan data yang sebelumnya gagal validasi penerima bantuan pada 2020 lalu.

Sebenarnya data yang gagal validasi berkas sebanyak 4.125 orang. Mereka semua diminta kembali melengkapi berkas syarat yang masih kurang saat 2020 lalu.

Namun terdata selama tiga hari dibuka layanan registrasi, hanya 2.010 pendaftar ulang.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskop-UKMP Yusran mengatakan, saat ini Pemkot Bontang hanya menunggu hasil pengumuman berapa kuota yang akan didapatkan. 

Baca juga: Cek NIK KTP! Cara Login eform bri co id bpum 2022 untuk Cek Penerima BLT UMKM 2022 Rp 1,2 juta

Dalam proses verifikasi ulang, banyak juga masyarakat yang datang untuk mendaftar sebagai penerima baru. 

“Tapi kita tolak karena yang diprioritaskan hanya mereka yang sudah daftar sejak 2020-2021 lalu,” bebernya saat dikonfirmasi, Minggu (25/9/2022).

Ditanya soal besaran nilai bantuan, Yusran mengaku tak mengetahui. Pasalnya bantuan tersebut merupakan program dari pemerintah pusat.

Bantuan uang modal usaha pun langsung masuk ke rekening penerima masing-masing.

Baca juga: Cukup Cek NIK KTP! Cara Login eform bri co id bpum 2022 untuk Cek Penerima BLT UMKM 2022 Rp 1,2 juta

“Enggak tahu. Kayaknya sama seperti sebelumnya. Itu kan program pusat. Kita hanya bantu masukkan data penerima,” ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved