Berita Penajam Terkini

Petani di Desa Sebakung Jaya PPU Harap Pemerintah Pusat Bangun Bendungan Telake

Petani di Desa Sebakung Jaya mengharapkan bendungan Telake dapat segera direalisasikan.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Potensi pertanian di Desa Sebakung Jaya, petani harapkan Bendungan Telake segera realisasi.TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM- Petani di Desa Sebakung Jaya, Kabupaten Penajam Paser Utara mengharapkan Bendungan Telake dapat segera direalisasikan.

Hal itu karena, dengan adanya bendungan tersebut, para petani bisa melakukan panen padi hingga tiga kali dalam setahun.

Diketahui, pembangunan bendungan Telake urung realisasi hingga saat ini, lantaran anggarannya dialihkan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Selama ini, para petani di Desa Sebakung Jaya, hanya mengandalkan tadah hujan, sehingga masa panen mereka juga hanya dua kali dalam setahun.

"Sisa supporting pembangunan bendungan Telake, seharunya dengan adanya bendungan Telake pertanian kita bisa tiga kali panen," ungkap Kepala Desa Sebakung Jaya, Sajidin kepada TribunKaltim.co, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Penyusunan RDTR IKN Nusantara Diharapkan Libatkan Pemkab PPU

Baca juga: Potensi Pendapatan PPU 2023 Bisa Capai Ratusan Miliar

Baca juga: Mantan Kepala Desa Sebakung Jaya PPU Muharis Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

Kata dia, potensi pertanian di Sebakung Jaya sudah terkelola dengan baik. Tidak hanya padi, tetapi para petani juga memanfaatkan tanah kosong dipinggir sawah, untuk menanam sayur mayur, cabai dan palawija.

Hanya saja, hasil panennya tidak sebanding dengan potensi yang dimiliki. Untuk diketahui luasan sawah di Sebakung Jaya mencapai 901 hektar.

Penyebabnya, kurangnya pasokan air baku yang menjadi penopang tanaman para petani.

Bahkan, jika dalam kurun waktu seminggu tidak turun hujan, para petani akan membendung sungai besar, agar debit air naik kemudian disalurkan ke persawahan.

"Kita masih mengandalkan tadah hujan, kalau satu Minggu tidak turun hujan, kita gotong royong membendung sungai besar," sambungnya.

Kata Sajidin, pembangunan bendungan Telake tidak hanya diharapkan masyarakat Sebakung Jaya, tetapi juga oleh masyarakat di desa sekitarnya yakni Desa Sri Raharja, Sumber Sari dan Rawa Mulia.

Desa-desa ini merupakan sentra penghasil padi di Benuo Taka, dan berpotensi menjadi sumber pangan untuk daerah lain.

Baca juga: Muluskan Pembangunan IKN Nusantara, Pemkab PPU Siapakan 11 Jalan Logistik Sekaligus

"Harapannya terhadap pembangunan bendungan telake, karena tidak sempat dilanjutkan lantaran anggaran dialihkan ke IKN, kita berharap bisa segera dilanjutkan," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved