Berita Balikpapan Terkini

Pemkot Balikpapan Sebut Pelebaran Jalan Simpang Muara Rapak Ada 2 Opsi, Flyover atau Underpass

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya untuk memberikan solusi bagi keselamatan masyarakat yang melintasi simpang Muara Rapak.

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI SITONINGRUM
proyek pelebaran jalan yang sedang berlangsung di Simpang Muara Rapak. (TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI SITONINGRUM) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pasca kecelakaan maut yang terjadi pada awal tahun 2022 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya untuk memberikan solusi bagi keselamatan masyarakat yang melintasi simpang Muara Rapak.

Hingga kini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan masih terus melakukan koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) terkait pengerjaan penanganan pelebaran turunan simpang Muara Rapak.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah kembali terulangnya kecelakaan maut di ruas jalan tersebut.

Kepala DPU Balikpapan, Andi Yusri Ramli mengatakan, proyek penanganan simpang Muara Rapak dikerjakan oleh BBPJN dengan menggunakan anggaran APBN.

Baca juga: DPRD Balikpapan Harap Raperda Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga Segera Dilaksanakan

Pemkot Balikpapan hanya mengganti rugi lahan warga yang ikut terlibat dalam pengerjaan ini.

“Ganti rugi untuk lahan proyek pembangunan (pelebaran jalan) menggunakan anggaran kita (Pemkot Balikpapan), tapi mereka (BBPJN) yang melaksanakan pembangunan fisiknya, dimana dijadikan satu di agenda kegiatan mereka. Informasinya seperti itu,” ujar pria yang akrab disapa Yusri ini, Selasa (27/9/2022).

Yusri menambahkan, pembebasan lahan yang paling luas dalam proyek ini adalah lahan milik PT Pertamina dan tidak ada permasalahan terkait lahan tersebut.

“Untuk lahan PT Pertamina ini, tinggal mekanisme administrasinya saja yakni pinjam pakai,” paparnya.

Baca juga: Kelurahan Sumber Rejo Wakili Kota Balikpapan Jadi Finalis Lomba Desa/Kelurahan Nasional

Sedangkan, untuk pembebasan lahan warga, sambungnya, Pemkot Balikpapan melaksanakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku karena anggaran pun sudah dialokasikan.

“Mekanismenya seperti apa ya kita ikuti saja. Kami juga akan selalu komunikasi,” ucapnya.


Sementara itu, terkait dengan penanganan jangka panjang pada turunan Simpang Muara Rapak yang memang rawan terjadi kecelakaan ini ditentukan dengan dua opsi yakni akan di bangun Flyover atau Underpass.

Yusri menegaskan, jika hal tersebut nanti akan dibangun berdasarkan dari hasil kajian yang dilakukan.

Baca juga: Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 27 September 2022, Berpotensi Cerah Mulai Sore hingga Malam

“Kami tidak bisa memberikan komentar mana yang terbaik, karena ini perlu kajian. Sudah disampaikan Kepala Balai (BBPJN) bahwa ini nanti akan dikaji lagi, yang mana yang lebih baik pilihannya terkait penanganannya,” jelasnya.

Kajiannya sendiri akan dilakukan melalui survei atau penelitian, mulai dari permasalahan sosial, budaya serta ekonomi dan lain-lain.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan BBPJN terkait proses yang sudah berjalan seperti apa dan Pemkot Balikpapan nanti akan terlibat dalam hal apa. Kalau masalah teknis desain dan lainnya, kita tunggu lah dari mereka,” tutupnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved