Berita Balikpapan Terkini

Disdikbud Harap Penerapan Kurikulum Merdeka di Balikpapan Bisa Merata

Kurikulum Merdeka sudah mulai diterapkan di sebagian besar sekolah yang ada di Kota Balikpapan sejak dimulainya tahun ajaran 2022-2023

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kurikulum Merdeka sudah mulai diterapkan di sebagian besar sekolah yang ada di Kota Balikpapan sejak dimulainya tahun ajaran 2022-2023.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kurikulum Merdeka sudah mulai diterapkan di sebagian besar sekolah yang ada di Kota Balikpapan sejak dimulainya tahun ajaran 2022-2023.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan menegaskan sudah sebanyak 182 SD dari 192 SD di Kota Balikpapan yang sudah menerapkan Kurikulum Merdeka.

Sedangkan, untuk jenjang SMP sendiri sudah sebanyak 67 SMP dari 77 SMP yang ada di Balikpapan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Purnomo sejalan dengan arahan dari pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, untuk mendukung program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tersebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada para tenaga pendidik di semua sekolah di Kota Balikpapan.

Baca juga: SMKN 4 Balikpapan Sinkronisasi Kurikulum Industri Perhotelan

Baca juga: Pemkab Paser Dukung Kurikulum Merdeka Belajar

Baca juga: SMA Negeri 5 Samarinda Jalankan Kurikulum Merdeka, Membatik hingga Peragaan Busana

“Pelatihan dan sosialisasi terus dilakukan secara berjenjang untuk mendukung program Kurikulum Merdeka tersebut,” terangnya.

Menurut Purnomo, pelatihan dan sosialisasi penerapan Kurikulum Merdeka tidak hanya diberikan kepada guru, namun pegawai dan staf yang ada di sekolah juga dilibatkan dalam mendukung kegiatan Kurikulum Merdeka ini.

“Penerapan Kurikulum Merdeka ini secara bertahap, ada yang dilaksanakan atas inisiatif sekolah itu sendiri serta dari arahan Disdikbud,” tuturnya.

Dilansir dari laman Kemendikbudristek, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi dalam pelajaran yang diberikan.

Kemendikbudristek merinci perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di tiap jenjang pendidikan.

Perbedaan ini dapat ditilik berdasarkan kerangka dasar kurikulum, kompetensi yang dituju, struktur kurikulum, pembelajaran, penilaian, perangkat ajar yang disediakan pemerintah, dan perangkat kurikulum masing-masing.

Kurikulum Merdeka diperkenalkan oleh Kemendikbudristek pada Februari 2022 sebagai salah satu opsi yang dapat dipilih secara sukarela oleh sekolah per tahun ajaran 2022-2023.

Kurikulum ini berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila.

Implementasi Kurikulum Merdeka dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan masing-masing sekolah.

Baca juga: Idealisme Kurikulum Merdeka Belajar di Paser, Wabup Syarifah: Mengubah Konsep Pembelajaran

Purnomo berharap, ke depannya semua sekolah di Kota Balikpapan akan menerapkan Kurikulum Merdeka tersebut.

Namun, karena kondisi dan fasilitas yang ada, penerapan pun dilakukan secara bertahap.

“Karena ini kebijakan dari pemerintah pusat, ke depan semua sekolah pasti menerapkan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kota Balikpapan,” tuturnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved