Berita Samarinda Terkini
SMA Negeri 5 Samarinda Jalankan Kurikulum Merdeka, Membatik hingga Peragaan Busana
Menyambut Kurikulum Merdeka bisa diisi atau dimeriahkan dengan kegiatan belajar mengajar maupun kreativitas para pelajar di Kota Samarinda.
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menyambut Kurikulum Merdeka bisa diisi atau dimeriahkan dengan kegiatan belajar mengajar maupun kreativitas para pelajar di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Bagi SMA Negeri 5 yang terletak di Jalan Juanda, Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kurikulum Merdeka diisi dengan event SMALA Membatik, Kamis (1/9/2022)
Melalui tema Batik mu, identitasmu identitas kita. Kegiatan diselenggarakan dalam rangka implementasi kurikulum Merdeka bagi pemahaman pelatihan.
"Khususnya kelas 11 sekaligus praktek," ungkap Kepala Sekolah SMAN 5 Samarinda, Budiono kepada TribunKaltim.co.
Baca juga: Peringati Hari Batik Nasional, Dharma Pertiwi Tanjung Selor Gelar Gerakan Membatik secara Virtual
Dalam rangka implementasi kurikulum merdeka kegiatan Smala Membatik untuk pemahaman pelatihan khususnya kelas 11 untuk langsung praktek sekaligus mengimplementasikan kurikilum merdeka.
Sekarang anak atau siswa tak melulu mendalami belajar akademik.
Seperti Farel Prayoga ada kemampuan dan ternyata sukses. Anak-anak tak hanya sekedar belajar akademik yang tetap penting.
Tapi di dalamnya ada anak aktualisasi skill contohnya bakat olahraga seperti sepak bola sejumlah cabang olahraga.seperti beladiri karate, silat, taekwondo termasuk membatik.
Baca juga: Jalan-jalan ke Balikpapan tak Cuma ke Pantai, Yuk Belajar Seni Membatik di Perajin Batik Shaho
Selain membatik juga ada peragaan busana karena bakat model.
"Kita gali karakter anak menjadi bekal masa depan dia,"tuturnya Kepala Sekolah SMAN 5 Samarinda.
Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Samarinda menambahkan sekolahnya gelar SMALA membatik guna menggelorakan pelajaran kesenian.
Membatik bagian dari literasi harapan kita, siapa tahu dari anak-anak bisa muncul pembatik pembatik sukses.
Baca juga: Pelatihan Kurikulum Merdeka di Samarinda, Dorong Sekolah dan Guru Ikuti Perkembangan Zaman
"Makanya anak-anak tidak melulu akademik, tapi non akademik. Sehingga ada proyek melatih skill anak," katanya.
Kabid Bidang SMA Dispar Kaltim, Mispoyo bersama Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Samarinda, Agnes Gering Belawing dan sejumlah undangan dari Bankaltimtara juga swasta salut pada kegiatan Membatik dan menyemangati SMA Negeri 5 Samarinda.
Luar biasa kegiatan dilakukan dengan bergotong royong sehingga bisa berjalan secara baik.
