Berita Kukar Terkini

Ketua DPRD Kukar Ingatkan Masyarakat: Jangan Cederai Tradisi Saat Belimbur

Rasid meminta seluruh masyarakat yang mengikuti belimbur bisa mematuhi titah yang telah dikeluarkan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, menegaskan event belimbur adalah kegiatan memercikkan air Sungai Mahakam kepada kerabat. Sultan Kutai Ing Martadipura menjadi pembukanya. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, mengingatkan masyarakat terkait tradisi Belimbur.

"Kita harus menjaga tradisi adat kesultanan ini dan membantu melestarikannya," kata Abdul Rasid, Sabtu (1/10/2022).

Politisi partai Golkar itu tak menampik, bahwa dalam kegiatan tahun-tahun sebelumnya, ada sejumlah oknum yang melakukan tindakan kekerasan, bahkan pelecehan.

Menurutnya, aksi-aksi tak bertanggung jawab itu telah mencederai makna Belimbur. Mengingat, Belimbur memiliki makna menyucikan daerah dari marabahaya.

Baca juga: Dilarang Pakai Air Kotor, Catat 8 Titik Lokasi Belimbur Erau 2022 di Kutai Kartanegara

Oleh karena itu, Rasid meminta seluruh masyarakat yang mengikuti Belimbur bisa mematuhi titah yang telah dikeluarkan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Salah satu peraturannya yakni menggunakan air bersih atau tidak menggunakan air kotor, tidak berkelahi, hingga melakukan pelecehan seksual.

“Jangan sampai, perbuatan segelintir oknum tidak bertanggung jawab membuat citra tradisi ini rusak,” pesannya.

Sebagai informasi, Belimbur adalah kegiatan memercikkan air Sungai Mahakam kepada kerabat. Sultan Kutai Ing Martadipura menjadi pembukanya.

Baca juga: Mengenal Tradisi Beseprah Erau di Kukar, Sarapan Khas Kutai Tersaji

Baginda Sultan akan memercikkan air kepada seluruh kerabat kesultanan. Kemudian, masyarakat umum akan melanjutkannya.

Gelaran Belimbur ini diadakan pada akhir kegiatan Erau. Kegiatan ini memiliki makna saling memercikkan air untuk membersihkan diri. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved