Berita Balikpapan Terkini

Cegah Tawuran Pelajar di Balikpapan, Kadisdikbud akan Gencarkan Pembinaan dan Razia Sajam di Sekolah

Beberapa waktu lalu, dunia pendidikan Kota Balikpapan tercoreng akibat tawuran antarpelajar di wilayah Balikpapan Barat.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Purnomo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak sekolah yang terlibat tawuran tersebut. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Beberapa waktu lalu, dunia pendidikan Kota Balikpapan tercoreng akibat tawuran pelajar di wilayah Balikpapan Barat.

Tawuran pelajar yang terjadi di luar jam sekolah ini memang bukan menjadi kewenangan pihak sekolah.

Namun, setidaknya pihak sekolah dapat mengingatkan para pelajar untuk tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan dirinya dan orang lain.

Sekadar diketahui, pelajar-pelajar SMPN di Balikpapan terlibat tawuran dengan membawa senjata tajam pada beberapa waktu lalu.

Aksi tak terpuji remaja-remaja di bawah umur tersebut berakhir damai dengan mediasi dari pihak Mapolsek Balikpapan Barat.

Baca juga: Antisipasi Gelombang Tawuran Susulan di Balikpapan Barat, Polisi Tingkatkan Patroli di Titik Rawan

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Purnomo mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak sekolah yang terlibat tawuran tersebut.

“Saya juga minta anak-anak ini diperhatikan,” ungkapnya kepada awak media, Senin (1/3/2022).

Purnomo mengungkapkan pengawasan pada anak-anak saat berada jam sekolah masih bisa dilakukan, karena masih kewenangan sekolah.

Tetapi, jika sudah berada di luar jam sekolah, pihaknya pun tidak bisa mengawasi sepenuhnya.

“Kalau sudah di luar sekolah, kita juga nggak bisa menahan anak-anak untuk tidak begini dan begitu,” tuturnya.

Terkait senjata tajam yang dipergunakan para pelajar, lanjutnya, sekolah juga akan secara rutin melakukan razia pada barang bawaan siswa di sekolah.

Baca juga: Pelajar Terlibat Tawuran di Balikpapan Dimediasi, Libatkan Orangtua

“Nanti secara internal sekolah, kita akan perintahkan untuk melakukan sweeping di masing-masing sekolah,” ujarnya.

Dengan kejadian tawuran yang terjadi tersebut, Purnomo berharap hal ini tidak terulang kembali, sehingga masing-masing sekolah akan terus berupaya membina dan mengingatkan anak-anak ketika masih berada di sekolah supaya perbuatan seperti itu tidak terulang kembali.

“Kita berikan pembinaan di sekolah,” ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.  

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved