Jumat, 8 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Waspada Cuaca Ekstrem, Hujan Disertai Angin Kencang Landa Samarinda, 7 Pohon dan 2 Baliho Roboh

Cuaca ekstrem melanda Kota Samarinda secara merata pada Kamis (13/10/2022) kemarin pada pukul 09.30 Wita.

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia |
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Salah satu penanganan pohon tumbang oleh BPBD bersama Disdamkar dan relawan Samarinda pada Kamis (13/10/2022) kemarin. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Cuaca ekstrem melanda Kota Samarinda secara merata pada Kamis (13/10/2022) kemarin pada pukul 09.30 Wita.

Meski hanya sesaat, namun hujan dengan intensitas deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di sejumlah wilayah ibu kota Provinsi Kalimantan Timur itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda Hendra AH melalui Kasi Ops Damkar Wisnu menyebutkan kemarin pihakya menerima 7 laporan permintaan evakuasi pohon tumbang, yakni di Jalan Balaikota, Jalan Tirta Kencana, Jalan MT Haryono dan Jalan Anggur.

"Jadi semua personel dari 11 posko Damkar kita turunkan dan bagi untuk menangani pohon tumbang tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi TribunKaltim.co.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Samarinda, Suwarso membenarkan adanya sejumlah pohon dan baliho tumbang serta longsor akibat hujan deras disertai angin kencang kemarin.

Baca juga: Longsor di Samarinda dan Pohon Tumbang, BPBD Tuding karena Hujan dan Angin

"Laporan yang kita terima ada 7 pohon tumbang, 2 baliho dan 1 titik longsor," bebernya.

Pohon tumbang akan mengganggu mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Oleh sebab itu, BPBD berharap pihak terkait dapat melakukan pemangkasan secara berkala terhadap pohon yang telah berumur dan beranting banyak serta berisiko patah.

Tentu hal tersebut perlu menjadi perhatian. Sebab, lanjutnya, BMKG telah memberikan peringatan waspada cuaca ekstrem hingga Desember 2022 mendatang.

"Di mana hujan deras disertai angin kencang, angin puting beliung serta longsor yang menyertai akan melanda Kalimantan Timur, termasuk Samarinda," tuturnya.

Kemudian untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan selalu siap siaga dalam menerima dan bergerak menangani laporan dari masyarakat.

Baca juga: POPULER SAMARINDA: Waspada Pohon Tumbang | Tampilan Baru Gedung Plaza 21, akan Segera Difungsikan?

Termasuk selalu tanggap cepat menerima pengaduan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) yang akan akan langsung ditangani dan dibantu Damkar ataupun relawan se-Kota Samarinda.

"Saya kembali mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Karena sesuai peringatan BMKG, hingga Desember 2022 kita akan menghadapi cuaca ekstrem," ucapnya.

Pohon Setinggi 30 Meter Tumbang, Seorang Pekerja Bangunan Tewas Tertindih

Kondisi pohon tumbang di Jalan Tirta Kencana Samarinda yang menimpa tempat peristirahatan para pekerja, Kamis (13/10/2022) tadi pagi. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kondisi pohon tumbang di Jalan Tirta Kencana Samarinda yang menimpa tempat peristirahatan para pekerja, Kamis (13/10/2022) tadi pagi. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA (TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA)

Diberitakan sebelumnya, pada pukul 09.30 WITA tadi pagi, Kamis (13/10/2022), hujan deras disertai angin kencang mendadak melanda Kota Samarinda.

Akibatnya sejumlah pohon di beberapa wilayah Kota Tepian ini tumbang dan sempat mengganggu mobilitas masyarakat.

Dari 7 titik, yang paling menjadi perhatian warga Kota Samarinda adalah pohon tumbang di Jalan Tirta Kencana, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu.

Pasalnya, salah satu pohon besar di kawasan Perumdam Tirta Kencana Samarinda tersebut roboh dan menyebabkan satu nyawa melayang.

Baca juga: Pohon Tumbang di Samarinda Seberang, Sebabkan Satu Pengendara Sepeda Motor Tewas

Korban diketahui bernama Iwan, salah seorang pekerja bangunan yang tengah mengerjakan proyek ruko di Jalan W.R Supratman.

Dari keterangan Said (26), saat itu mereka tengah bekerja.

Namun hujan deras disertai angin kencang mendadak menghentikan aktivitas mereka.

Secara refleks, 7 pekerja yang ada langsung mencari tempat berteduh yang aman.

Empat orang memilih untuk berlindung di teras ruko yang sedang mereka bangun.

Sementara 3 orang di antaranya memilih berlari ke pondok peristirahatan mereka yang berada di samping Jalan Tirta Kencana.

Nahas, baru beberapa menit melepaskan penat, sebuah pohon dari kawasan Perumdam Tirta Kencana tumbang dan mengenai pondok sederhana mereka.

Baca juga: 3 Daerah di Kaltim Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir dan Angin Kencang

"Saya lagi tidur. Tiba-tiba kok dada saya sesak. Pas buka mata di belakang saya sudah banyak ranting dan daun," kata Said kepada TribunKaltim.co di lokasi kejadian.

Dirinya pun terbangun dan mendapati rekannya yang bernama Lukman (34) duduk terpaku dengan ekspresi syok di pojok pondok yang tidak lagi utuh.

Ketika membalikkan badan, alangkah terkejutnya dirinya saat melihat tubuh Iwan, rekan lainnya, terlihat tak lagi bergerak dan tertindih batang pohon.

"Saya enggak tega lihatnya karena begitu (korban alami luka berat pada bagian kepala dan tubuhnya)," ucapnya pelan.

Dengan sisa kesadaran yang ada, ia bersama Lukman akhirnya menguatkan diri untuk meminta tolong dan langsung mengevakuasi tubuh malang korban.

Pasca kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda berserta relawan langsung tiba di lokasi kejadian untuk menangani pohon tumbang tersebut.

Kadis Damkar Samarinda Hendra AH melalui Kasi Ops Wisnu menjelaskan pohon tersebut berhasil ditangani dalam waktu 4 jam.

Proses evakuasi memang cukup alot. Sebab pohon berumur tersebut memiliki batang yang kokoh dan panjang.

Arus lalu lintas setempat juga sempat dialihkan untuk mempercepat proses evakuasi.

Dalam penanganan ini, Damkar menurunkan 10 personel dibantu BPBD dan relawan untuk melakukan pemotongan menggunakan mesin pemotong kayu.

"Panjang 30 meter dan diameter kurang lebih 30 centimeter," ujar Wisnu mendeskripsikan ukuran pohon tersebut.

Sementara untuk jenazah Iwan telah dievakuasi, termasuk Said yang juga kini tengah menjalani perawatan medis di RSUD AW Sjahranie Samarinda. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik linkhttps://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Caption : Salah satu penanganan pohon tumbang oleh BPBD bersama Disdamkar dan relawan Samarinda pada Kamis (13/10/2022) hari ini/ Tribunkaltim.co/ Rita Lavenia

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved