Senin, 20 April 2026

Berita Nasional Terkini

Moeldoko Sandang Gelar Doktor Honoris Causa, Rocky Gerung: Ini Budaya Feodalisme Kampus

Rocky Gerung komentari Moeldoko yang menyandang gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Sabtu, (22/10/2022) lalu.

Penulis: Amilia Lusintha | Editor: Amilia Lusintha
Youtube/Rocky Gerung Official
Rocky Gerung komentari Moeldoko yang menyandang gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Sabtu, (22/10/2022) lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Rocky Gerung komentari Moeldoko yang menyandang gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Sabtu, (22/10/2022) lalu.

Disampaikan oleh Hersubeno Arief Jurnalis Senior yang merupakan teman diskusi Rocky Gerung menyoroti bahwa adanya Mahasiswa Unnes yang protes atas pemberian Gelar Doktor Honoris Causa yang diberikan kepada Moeldoko.

Untuk diketahui, Doktor Honoris Causa adalah suatu gelar kehormatan yang diberikan oleh Perguruan Tinggi kepada sesorang yang dianggap telah memiliki jasa yang luar bisa atau kontribusi terhadap ilmu pengetahuan kepada umat manusia.

Disampaikan Hersubeno Arief dalam tayangan Rocky Gerung bahwa pada zaman Soeharto pernah menolak gelar Dokter Honoris Causa.

Mengomentari hal tersebut, Rocky Gerung menyinggung tentang adanya gelar Doktor Honoris Causa yang diobral oleh kampus.

"Kan Doktor Honoris Causa mestinya sejajar dengan kemauan itu atau dia tokoh yang betul-betul punya reputasi. Biasanya orang yang sudah makrifat lah gak perlu macam-macam, dihargai lah kepemimpinan, prestasi, kecerdasannya." Tutu Rocky Gerung dalam tayangan YouTubenya (Rocky Gerung Official) pada Senin, (24/10/2022) kemarin.

Menurut Rocky Gerung, gelat Doktor Honoris Causa dibelakang istilah Doktor, terdapat aspek kecerdasan, baik itu kecerdasan recent atau kecerdasan passion.

"Orang akan lihat, siapa-siapa yang pernah dapat Doktor Honoris Causa di Indonesia tuh, apakah dia cerdas? apakah dia secara moral berhak untuk mendapatkan honoral" Ujar Rocky Gerung.

Disampaikan oleh Rocky Gerung bahwasanya jika dibayangkan semua orang mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa lalu artinya tidak ada lagi yang owner.

"Mestinya semakin sedikit orang dapat gelar Doktor Honoris Causa maka kehormatan itu semakin tinggi. Kalau semua dikasih kehormatan, gak ada yang terhormat kan artinya" lanjut Rocky Gerung.

Baca juga: Rocky Gerung Sebut Moral Call Mahfud MD yang Minta Tanggung Jawab Ketum PSSI pada Tragedi Kanjuruhan

Hersubeno Arief menyampaikan kritiknya kepada pejabat-pejabat tinggi di Tanah Air baik itu di Legislatif maupun Eksekutif berlomba-lomba dan adu pamer akan gelar.

"itu intinya, kan orang mau legislator, maka pahami Undang-Undang. Jadi ada orang anggota DPR tapi dia dapat gelar Doktor Honoris Causa di bidang pariwisata misalnya, ngapain? apa pentingnya?" Ujar Rocky Gerung.

Melanjuti hal tersebut ia meneruskan, "Sementara dia gak paham rules hukum misalnya. Jadi sebaiknya, anggota DPR fokus pada fungsi dia sebagai legislatif dan mesti paham tentang Intellectual of Law Making misalnya"

Hal tersebut menurut Rocky Gerung agar nantinya DPR mampu menerangkan ke publik terhadap untuk apa gelar Doktor Honoris Causa namun hal sederhana terkait fungsi dia sebagai legislator tidak paham.

Disampaikan pula oleh Rocky Gerung yaitu demikian juga dengan birokrat.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved