Kamis, 16 April 2026

Mata Lokal Memilih

ALASAN Sebenarnya PDIP Beri Sanksi FX Rudy Lebih Berat Ketimbang Ganjar Pranowo

Berikut alasan sebenarnya PDIP beri sanksi FX Rudy lebih berat ketimbang Ganjar Pranowo.

Kolase Tribunkaltim.co
Ganjar Pranowo, Hasto Kristiyanto dan FX Rudy. Berikut alasan sebenarnya PDIP beri sanksi FX Rudy lebih berat ketimbang Ganjar Pranowo. 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar Ganjar Pranowo dalam bursa capres 2024.

Pernyataan Ganjar Pranowo yang siap maju jadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024 berujung sanksi.

Tak hanya Ganjar Pranowo, sosok politisi senior PDIP FX Rudy juga turut disanksi.

Lantaran FX Rudy juga menyatakan bahwa dirinya mendukung Ganjar Pranowo maju jadi capres di Pilpres 2024.  

Namun sanksi keduanya berbeda.

Inilah alasan sebenarnya PDIP beri sanksi FX Rudy lebih berat ketimbang Ganjar Pranowo.

Selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Ganjar Pranowo Kena Sanksi Teguran Lisan Usai Sebut Siap Jadi Capres, Megawati Wanti-wanti Hal Ini

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) memberikan sanksi peringatan keras dan terakhir pada FX Hadi Rudyatmo, Rabu (26/10/2022).

Diketahui FX Rudy sapaan karibnya dipanggil DPP PDIP di Kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat.

Pertemuan tersebut dilakukan setelah Ganjar Pranowo yang juga dipanggil dan mendapatkan sanksi teguran lisan, buntut dari pernyataannya siap jadi capres 2024.

Sedangkan FX Rudy dipanggil lantaran memberikan dukungan pada Ganjar Pranowo.

Lantas untuk sanksi yang diberikan pada FX Rudy, diucapkan langsung oleh Komarudin Watubun selaku Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP.

Komarudin Watubun mengatakan pemeriksaan terhadap FX Rudy membutuhkan waktu lama.

Baca juga: Buntut Pernyataannya Siap Capres 2024, Ganjar Pranowo Dapat Teguran Lisan

Pemberian sanksi peringatan keras dan terakhir dilakukan lantaran FX Rudy merupakan Kader PDIP senior.

"Sebagai kader senior dan Pak Rudy sebagai teman seperjuangan, tapi dalam posisi ini saya harus tegas dan tidak pandang bulu," kata Komarudin, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Rabu (26/10/2022).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved