Berita Samarinda Terkini

Dikira Pingsan, Seorang Pria 49 Tahun Meninggal Dunia Saat Jatuh Depan Pasar Pagi Samarinda

Korban diketahui bernama Chandra Tanoto yang berdomisili di Jalan Ahmad Yani, Gang Cahaya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Tubuh korban sesaat setelah tersungkur jatuh dan mendadak meninggal dunia di depan Pasar Pagi Samarinda.TRIBUNKALTIM.CO/HO/Polsek Samarinda Kota 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Seorang pria berusia 49 tahun mendadak ditemukan tergelak di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota tepatnya pintu masuk Pasar Pagi Kota Samarinda, Rabu (26/10/2022).

Dari identitas yang ditemukan, korban diketahui bernama Chandra Tanoto yang berdomisili di Jalan Ahmad Yani, Gang Cahaya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang.

Para saksi menuturkan, awalnya korban terlihat keluar dari dalam Pasar Pagi pada Pukul 13.30 WITA dan mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman dengan sebuah plastik berisi belanjaan tertenteng di tangan kanannya.

"Tapi baru beberapa langkah dia jatuh. Posisinya tengkurap dan tidak sadar," jelas Rusdi (45) salah seorang juru parkir (jukir) pasar.

Baca juga: UPDATE Tragedi Kanjuruhan Jumlah Korban Tewas Jadi 135 Orang, Farzah Dwi Kurniawan Meninggal di RSSA

Baca juga: Seorang Pria di Maros Banting Bayi Berusia 4 Bulan Hingga Tewas

Baca juga: Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah, Total Kini Menjadi 134 Orang Tewas

Melihat itu, Ia bersama pengunjung lainnya bergegas menghampiri dan hendak menolong korban yang kala itu mengenakan kemeja merah marun, celana panjang abu-abu dan sendal karet biru.

"Kami kira pingsan. Pas dibalik mau diangkat ada yang periksa ternyata meninggal," sambung Rahmat (48), jukir lainnya.

Hal itupun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian yang langsung direspon oleh Polsek Samarinda Kota, Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda bersama Palang Merah Indonesia (PMI).

Kapolsek Samarinda Kota AKP Jajat Sudrajat menjelaskan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hanya saja ditemukan luka gores pada area bibir atas dan dagu korban.

Baca juga: Anak 15 Tahun Tabrak Kedua Orangtuanya hingga Tewas di Balikpapan

"Diduga luka itu ada akibat terjatuh dalam posisi tengkurap. Korban sudah dibawah ke Ruang Jenazah RSUD AW Syahranie untuk dilakukan visum guna tindakan selanjutnya," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved