Minggu, 12 April 2026

Liga Italia

Kata Sarri dan Mourinho Usai Derby della Capitale AS Roma vs Lazio yang Berakhir 0-1

Maurizio Sarri dan Jose Mourinho buka suara usai laga Derby della Capitale antara AS Roma vs Lazio dalam Liga Italia Serie A pekan ke-13.

Editor: Syaiful Syafar
KOLASE TWITTER SERIE A
Maurizio Sarri dan Jose Mourinho buka suara usai laga Derby della Capitale antara AS Roma vs Lazio dalam Liga Italia Serie A pekan ke-13. 

TRIBUNKALTIM.CO - Maurizio Sarri dan Jose Mourinho buka suara usai laga Derby della Capitale antara AS Roma vs Lazio dalam Liga Italia Serie A pekan ke-13.

Sebagaimana diketahui, laga Derby della Capitale AS Roma vs Lazio di Stadion Olimpico, Senin (7/11/2022), berakhir dengan skor 0-1 yang dicetak Felipe Anderson.

Kemenangan dalam laga Derby della Capitale tersebut membawa Lazio kembali menempati tempat ketiga di klasemen Liga Italia Serie A.

Sementara, AS Roma turun ke peringkat enam.

BACA: Klasemen Terbaru Liga Italia Serie A

Pelatih Lazio Maurizio Sarri mengungkapkan bahwa gol Lazio adalah bagian dari rencana pers terhadap para bek AS Roma dan bahwa Derby della Capitale tidak dapat dibandingkan dengan Derby London.

"Yang penting hari ini adalah membuat fans kami senang," kata Maurizio Sarri kepada DAZN, mengulangi kalimat yang dia gunakan sebelum kick-off.

Baca juga: Lengkap! Rapor Pemain Lazio saat Hajar AS Roma 1-0 di Liga Italia, Romagnoli dan Cataldi Sempurna

Setelah mengalami derby selama mereka di Chelsea dan Manchester United, baik Maurizio Sarri dan Jose Mourinho tahu bedanya dengan Derby Roma.

"Kami akan memikirkan sisanya nanti, tetapi itulah tujuannya malam ini."

"Ini adalah salah satu derby yang paling terasa di dunia. Misalnya, di London tidak ada tempat di dekat gairah dan partisipasi emosional semacam ini."

"Ini bukan pertandingan normal dan mungkin kami membayarnya minggu ini," tutur Maurizio Sarri.

The Aquile adalah tim yang tidak diunggulkan menuju Derby della Capitale, terutama setelah kekalahan beruntun dari Salernitana dan Feyenoord yang membuat mereka tersingkir dari Liga Europa.

Baca juga: Hasil Liga Italia: Keributan Warnai Derby Della Capitale, Lazio Bungkam AS Roma

Sarri menjelaskan kepada pers bahwa bentrokan Pedro dengan Roger Ibanez yang memicu lahirnya gol sama sekali bukan kebetulan, melainkan bagian dari rencana taktis mereka.

"Beginilah cara kami mempersiapkannya, mencoba menekan para bek di kanan dan kiri tengah, menyerang mereka dengan penyerang sayap kami."

"Itu bukan pertandingan yang paling indah, tapi menguras energi fisik dan mental. Kedua bek tengah itu melakukannya dengan baik, terutama menangani bola-bola tinggi di tahap akhir."

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved