Liga Italia
Sarri Menyerah, Minta Presiden Lazio Jual Luis Alberto pada Bursa Transfer Januari
Pelatih Maurizio Sarri tampaknya mulai menyerah terkait status gelandang Luis Alberto. Dia meminta Presiden Lazio Claudio Lotito untuk menjualnya.
TRIBUNKALTIM.CO - Pelatih Maurizio Sarri tampaknya mulai menyerah terkait status gelandang Luis Alberto. Dia meminta Presiden Lazio Claudio Lotito untuk segera menjual pemain Spanyol tersebut.
Pelatih Italia berusia 63 tahun diketahui memiliki hubungan yang sulit dengan Luis Alberto musim ini.
Tercatat, Luis Alberto hanya lima kali tampil sebagai starter di Liga Italia Serie A dalam 12 penampilannya.
Pemain Spanyol berusia 30 tahun itu banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Sevilla di musim panas, tetapi kesepakatan gagal terwujud.
Seperti dilansir Il Messaggero, Maurizio Sarri telah menegaskan kembali permintaannya kepada Presiden Lazio Claudio Lotito untuk menjual Luis Alberto di jendela transfer Januari mendatang.
Baca juga: Gara-gara Isco, Luis Alberto Batal Angkat Kaki dari Lazio Menuju Sevilla?
Sarri sepertinya ingin segera mengubah keadaan di skuadnya.
Menjual pemain Spanyol itu di musim dingin juga akan membantu Lazio menghindari masalah dengan indeks likuiditas.
Namun, Presiden Lazio tidak berniat menjual Luis Alberto.
Jadi masih harus dilihat bagaimana rencana klub untuk mengamankan target transfer mereka setelah Piala Dunia 2022 Qatar.
Sepanjang musim ini, Luis Alberto telah mencetak empat gol dan memberikan dua assist dalam 16 pertandingan di semua kompetisi.
Dikaitkan dengan AC Milan
Sebelumnya, media Italia La Gazzetta Dello Sport melaporkan bahwa Luis Alberto sudah frustrasi di Lazio.
Menurut laporan Gazzetta, Luis Alberto merasa bukan starter reguler di bawah Maurizio Sarri.
Jadi, menurut Gazzetta, dia kemungkinan akan meninggalkan klub di akhir musim.
Klub La Liga, Sevilla adalah salah satu klub yang tertarik pada pemain berusia 30 tahun itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Maurizio-Sarri-minta-Luis-Alberto-dijual.jpg)