Jumat, 10 April 2026

Ibu Kota Negara

Daerah Penyangga Ibu Kota Negara Ditarget Bebas Blank Spot 2024

Ditarget pada tahun 2024 mendatang daerah penyangga Ibu Kota Nusantara di Kabupaten/Kota Kalimantan Timur terbebas dari blank spot internet

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Ilustrasi mobil perusahaan telekomunikasi jaringan internet saat berada di Titik Nol Ibu Kota Nusantara.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Ditarget pada tahun 2024 mendatang daerah penyangga Ibu Kota Nusantara di Kabupaten/Kota Kalimantan Timur terbebas dari blank spot internet.

Percepatan pembangunan infrastruktur jaringan internet di Kaltim mendapat akselerasi dengan adanya IKN Nusantara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kaltim M. Faisal mengakui, jangkauan sinyal internet belum merata ke seluruh wilayah di Kaltim disebabkan faktor geografis.

Baru 3 wilayah berstatus kota madya, yaitu Samarinda, Balikpapan, dan Bontang.

Berbeda dengan 7 kabupaten lainnya jarak satu desa ke desa lain atau kecamatan ke kecamatan lain yang sangat.

Baca juga: Cuaca Penajam Hari Ini, Hujan Guyur 3 Kecamatan, IKN Nusantara pada Malam Hujan Ringan

Baca juga: Kantor Kemenko Ditempati Bersama Kementrian Lain di IKN Nusantara Sementara Waktu

Ini yang membuat pemerataan jaringan internet belum bisa dipercepat.

Kemenkominfo sendiri, tengah mendorong percepatan pembangunan tower di beberapa wilayah penyangga IKN, diantaranya Balikpapan, PPU, Paser, dan Kubar.

Sedikitnya 200 tower baru akan dibangun oleh Kemenkominfo melalui provider Telkomsel, Indosat, dan XL untuk wilayah tersebut di atas.

"Prediksi kita tahun 2024 Kaltim itu bebas blank spot. Tahun 2023 mungkin tower-tower sudah terisi semua, Insyaallah selesai blank spot," kata Faisal.

Untuk mengakses internet ada dua cara, pertama dengan terhubung ke wireless atau yang lebih dikenal broadbrand.

Kedua internet bisa diakses melalui Jaringan Fiber Optik (FO) seperti layanan internet rumahan Indihome.

Selain itu, Faisal juga menyampaikan kondisi jaringan FO di Kaltim sudah tercover mencapai 65 persen.

"Seluruh kecamatan sudah ter-cover fiber optic, yang belum itu hanya di tingkat- tingkat kelurahan dan desa," terangnya.

Secara rinci, percepatan pembangunan infrastruktur jaringan ini melibatkan 3 pihak.

Baca juga: Gedung Sekretariat Presiden di IKN Nusantara Ditarget Kelar dalam 720 Hari

Pemerintah Pusat melalui Kemenkominfo, Pemprov Kaltim, dan perusahaan swasta melalui skema CSR.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved