Berita Kukar Terkini
Kampus ISBI Kaltim Bentuk Satker Baru, Tahun 2023 Bakal Mandiri
Sekaligus untuk memberikan pertanggungjawaban kepada masyarakat terkait proses pendidikan
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Masa depan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim mulai terang.
Teranyar, Kemendikbud telah menyetujui ISBI membentuk satker baru.
Hal itu disampaikan oleh Rektor ISI Yogyakarta, M Agus Burhan saat menghadiri pentas akhir pembelajaran program studi di luar kampus utama (PSDKU) di Museum Mulawarman.
Kegiatan pentas akhir ini merupakan upaya evaluasi terhadap ISBI Kalimantan Timur.
Baca juga: Pemkab Kukar Hibahkan Lahan untuk ISBI Kaltim, Bupati Edi Serahkan Langsung ke Kemendikbudristek
Sekaligus untuk memberikan pertanggungjawaban kepada masyarakat terkait proses pendidikan.
Ini juga merupakan bentuk desiminasi informasi pada masyarakat, bahwa Kalimantan Timur yang diproyeksikan akan dibangun ISBI Kaltim, memang memiliki sumber daya manusia luar biasa.
"Kita mendorong satker ISBI agar bisa berdiri sendiri dari kampus utama. Kami ingin secepatnya, mudah-mudahan bisa terealisasi tahun depan," ujarnya, Selasa (15/11/2022).
Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menghibahkan lahan untuk dibangun gedung kampus tersebut. Itu artinya, perguruan tinggi negeri ini tidak akan menumpang lagi.
Luas lahan yang diberikan pemrintah sekira 30 hektare. Lahan yang memiliki nilai Rp 6,2 miliar ini berlokasi di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar.
Baca juga: Soal Kelanjutan Masa Depan ISBI Kaltim, Kadisdikbud Kaltim Sempat Diskusikan dengan Nadiem Makarim
Adapun sertifikat tanahnya berstatus hak pakai dan atas nama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar menyerahkan sertifikat tersebut kepada perwakilan Kemendikbud Ristek di Jakarta pada April 2022.
Pemberian Lahan
Asisten II Sekretaris Kabupaten Kukar, Wiyono, beberapa waktu lalu menambahkan, pemberian lahan tersebut menandai dihidupkannya lagi ISBI Kaltim.
Institut di bawah naungan Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini sempat berhenti menerima mahasiswa baru karena belum mendapatkan izin beroperasi dari pemerintah pusat.
"Dengan adanya lahan, ISBI Kaltim bisa segera membangun gedung dan membentuk kelembagaan sehingga penerimaan mahasiswa baru bisa kembali dilakukan," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kukar-isbi-kalti-studi-luar.jpg)