Berita Samarinda Terkini

7 Remaja Diduga Aksi Pengeroyokan di Samarinda Ulu, Latar Belakang Cemburu

Mereka diduga sebagai pelaku pengeroyokan terhadap AK (18) di Jalan Pangeran Suryanata, Perumahan Bukit Pinang, Kelurahan Bukit Pinang

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
HO/Polsek Samarinda Ulu
TKP terjadinya aksi pengeroyokan dan penikaman terhadap AKJ oleh para tersangka. Lokasi TKP pengeroyokan AK oleh 7 orang tak dikenal di Perumahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu akhirnya berhasil mengamankan 7 remaja (diberitakan sebelumnya 6 orang).

Mereka diduga sebagai pelaku pengeroyokan terhadap AK (18) di Jalan Pangeran Suryanata, Perumahan Bukit Pinang, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 

Masing-masing dari mereka adalah HG (19), MZ (16), RR (16), AI (17), RF (16), BY (16) DAN SA (17).

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Ulu Kompol H. Kustiana menjelaskan bahwa sehari setelah aksi pengeroyokan tersebut.

Baca juga: Profil Korban Pengeroyokan di Paser Ternyata Remaja Berprestasi Bidang Olahraga

Keberadaan ketujuh pelaku itu pun langsung diketahui pihak kepolisian.

"Karena semuanya rata-rata masih di bawah umur, jadi kita lakukan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga, lalu kita amankan ke Polsek Samarinda Ulu," jelas Kompol H. Kustiana saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Senin (21/11/2022) sore ini.

Dijelaskannya bahwa antar korban dan pelaku tidaklah saling mengenal.

Adapun motifnya adalah percintaan. Sebab, rupanya gadis yang ingin ditemui oleh korban merupakan kekasih dari salah seorang pelaku.

"Jadi (pelaku) cemburu buta. Itulah kenapa pas janjian ketemu korban justru dihadang dan dikeroyok di sana," bebernya.

Untuk saat ini diketahui korban masih menjalani perawatan medis akibat tiga luka tusuk yang bersarang di punggungnya.

Baca juga: Terlibat Pengeroyokan, Iko Uwais Sambangi Polres Metro Bekasi, Suami Audy Item Dicecar 14 Pertanyaan

Beruntungnya jelas Kompol H. Kustiana, luka tusuk tersebut tidak begitu dalam dan kondisi korban sudah mulai stabil.

"Rencananya kita akan lakukan mediasi. Mengingat para pelaku rata-rata masih remaja," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, hendak menemui sang pujaan hati, AK justru menjadi korban pengeroyokan pada Selasa (15/11/2022) lalu pada Pukul 23.20 Wita.

AK diketahui berkenalan dengan seorang gadis melalui media sosial dan saling bertukar nomor telepon hingga akhirnya memilih untuk janji temu di alamat tersebut.

Namun apes, setibanya di lokasi AK justru dihadang sejumlah orang yang langsung mengeroyok bahkan menusuknya dengan sebuah benda tajam.

Tidak ingin mati konyol, AK pun berupaya melarikan diri hingga terjatuh pingsan di tepi Jalan Juanda 8 dan langsung dilarikan warga ke RSUD AW Sjahranie Samarinda. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved