Minggu, 12 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Naik Jadi 5,28 Persen

Evaluasi kinerja ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur pada 2022 menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,28 persen

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Plh. Kepala Perwakilan BI Kaltim, Hendik Sudaryanto menyampaikan evaluasi kinerja ekonomi tahun 2022 serta prospek ekonomi Kaltim ke depan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTIB) Kaltim, di Kota Samarinda, Rabu (30/11/2022). TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Evaluasi kinerja ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur pada 2022 menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,28 persen.

Hal tersebut dipaparkan saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTIB) Kaltim, di Kota Samarinda, Rabu (30/11/2022).

Plh. Kepala Perwakilan BI Kaltim, Hendik Sudaryanto menyampaikan evaluasi kinerja ekonomi tahun 2022 serta prospek ekonomi Kaltim ke depan.

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Kaltim dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kaltim, Pimpinan Instansi Vertikal dan OPD Provinsi Kaltim.

Pejabat dari Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Kaltim, Kepala OJK Provinsi Kaltim dan Kepala Perwakilan BI Balikpapan, dan Pimpinan perbankan, pelaku usaha, akademisi dan media cetak/elektronik.

Baca juga: Persiapan Bank Indonesia, Jadi Lembaga Pertama yang Pindah ke IKN Nusantara

Baca juga: 5 Kelompok Penghuni Pertama IKN Nusantara, Bank Indonesia Duluan Pindah di 2023

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Ricky P. Gozali tidak hadir, menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Nasional di Jakarta yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.

Pihaknya merangkum dalam tema “Sinergi dan Inovasi: Memperkuat Ketahanan & Kebangkitan Menuju Indonesia Maju”.

Setelah mengalami perbaikan pada tahun lalu, kondisi ekonomi Kaltim tahun ini terus dikatakannya menunjukan perbaikan.

"Pada triwulan III 2022, ekonomi Kaltim tercatat tumbuh sebesar 5,28 persen (yoy) meneruskan tren pertumbuhan positif sejak triwulan II 2021," terangnya.

Capaian sendiri bersumber dari membaiknya permintaan negara tujuan utama di tengah momentum harga komoditas utama Kaltim, batubara yang berada pada level tinggi.

Hal tersebut secara langsung mendorong kinerja sektor pertambangan sebagai kontributor utama ekonomi Kaltim.

Di sisi pengendalian harga, Inflasi Kaltim hingga triwulan III 2022 tercatat sebesar 5,69 persen (yoy).

Capaian tersebut utamanya disebabkan gangguan rantai pasok global, berlanjutnya ketegangan geopolitik, dan proteksionisme pangan di beberapa negara.

"Namun, inflasi yang lebih tinggi dapat tertahan seiring dengan sinergi dan koordinasi TPID dalam lingkup Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP)," terang Hendik Sudaryanto.

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas UMKM, Bank Indonesia Kembali Gelar Event Gerbang UMKM ke-4 di Plaza Balikpapan

Seluruh capaian kinerja Kaltim selama tahun 2022, utamanya didukung oleh sinergi yang kuat dan dibarengi oleh penciptaan berbagai inovasi yang berkelanjutan dari seluruh pihak, sehingga perekonomian Kaltim mampu tumbuh tinggi dan inflasi Kaltim tetap dapat dikendalikan secara optimal.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved