Viral Pengakuan Ismail Bolong

Sederet Kasus yang Menyeret Nama Jenderal Polri, Dugaan Setoran Tambang Ilegal, Pembunuhan & Narkoba

Sejumlah kasus menyeret nama beberapa jenderal polisi, mulai dari dugaan setoran tambang ilegal, pembunuhan berencana, hingga setoran tambang ilegal.

Editor: Doan Pardede
Instagram divpropampolri
Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. Sejumlah kasus menyeret nama beberapa jenderal polisi, mulai dari dugaan setoran tambang ilegal, pembunuhan berencana, hingga setoran tambang ilegal. 

TRIBUNKALTIM.CO - Di tahun 2022 ini, sejumlah kasus menyeret nama beberapa jenderal polisi, mulai dari dugaan setoran tambang ilegal, pembunuhan berencana, hingga setoran tambang ilegal.

Jenderal yang diduga terlibat mulai dari bintang 1 hingga bintang 3.

Kasus-kasus tersebut kini sudah ditangani dan prosesnya masih terus berlanjut.

Apa saja kasus yang menyeret nama Jenderal Polri? berikut rangkumannya:

Baca juga: Bareskrim akan Tetapkan Ismail Bolong Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Anak dan Istri Diperiksa

1. Dugaan setoran tambang ilegal di Kaltim

Kasus pengakuan mantan anggota Polres Samarinda, Ismail Bolong soal tambang ilegal di Kalimantan Timur terus bergulir.

Dalam pengakuan di video yang beredar, Ismail Bolong mengaku menjadi dalang dari aktivitas tambang ilegal tersebut.

Ia juga membuat pengakuan bahwa menyetorkan uang hasil tambang ilegal tersebut kepada sejumlah petinggi Polri, termasuk Kabareskrim Komjen Pol, Agus Andrianto.

Terungkapnya kasustambang ilegal di Kaltim tersebut bermula dari pengakuan Ismail Bolong melalui video testimoninya yang viral di media sosial.

Dalam videonya tersebut, Ismail Bolong mengaku bahwa dirinya adalah dalang penambangan liar di Kaltim.

Ismail Bolong mengaku jika uang dari hasil setoran tambang ilegal tersebut sudah disetorkan ke sejumlah petinggi polri.

Uang yang sudah disetorkan kepada seorang perwira tingii polri sebesar Rp6 miliar.

Keuntungan yang ia raup sekitar Rp5 miliar - Rp10 miliar.

Ismail Bolong juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Kabareskrim Komjen Pol, Agus Andrianto dengan memberikan uang sebanyak tiga kali.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved