Sabu 2 Kg di Samarinda

Fakta Baru Jaringan Pengedar Sabu 2 Kilogram di Samarinda, Pelaku 3 Orang, Satu Berhasil Kabur

Beberapa waktu lalu, Tim Hyena Satresnarkoba Polresta Samarinda berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kegiatan pers rilis pengungkapan sabu seberat 2 kilogram oleh jajaran Polresta Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beberapa waktu lalu, Tim Hyena Satresnarkoba Polresta Samarinda berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram.

Dari penangkapan ini polisi berhasil mengamankan dua pelaku, yakni BR (3) dan MF (30).

Nahas, karena berupaya kabur, kedua pelaku tersebut mengalami kecelakaan tunggal dan menyebabkan BR meninggal dunia dan MF mengalami cedera serius.

Fakta terbaru, rupanya BR dan MF tidak hanya berdua, melainkan bertiga bersama seorang pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri saat aksi kejar-kejaran dengan pihak kepolisian pada Kamis (1/12/2022) lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Resnarkoba Kompol Ricky Ricardo Sibarani.

Baca juga: Dua Kurir Sabu Seberat 2 Kilogram Ternyata Residivis di Samarinda

Dia menjelaskan saat itu tiga pelaku tersebut mengambil sabu seberat 2 kilogram di Jalan Belibis, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, dengan menggunakan dua sepeda motor.

Saat itu almarhum BR dan MF berboncengan, sementara seorang di antaranya berkendara sendiri.

Menyadari kehadiran polisi, ketiganya langsung tancap gas berupaya melarikan diri dan aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan.

Hingga tiba di Jalan Suryanata, Kecamatan Samarinda Ulu kendaraan BR dan MF oleng dan menabrak sebuah tiang reklame.

Baca juga: Berikut Rute Pelarian Kurir Sabu 2 Kilogram di Samarinda Berakhir Kecelakaan Tunggal

"Saat kejar-kejaran itu satunya berhasil kabur karena kami fokus ke BR dan Mf yang bawa barangnya (sabu 2 kilogram)," jelasnya.

Saat ini jelasnya, MF sudah sadarkan diri namun masih proses pemulihan pasca menjalani operasi karena mengalami luka robek pada bagian perutnya.

"Sudah kita mintai keterangan. Tapi baru interogasi awal karena masih pengaruh obat bius," jelasnya.

Dijelaskan juga, dari pengakuan MF, mereka hanya disuruh mengambil sabu oleh seseorang bernama KJ, asal Kabupaten PPU, yang dikenalnya saat berada di Lapas Bayur.

Baca juga: Selain 2 Kilogram Sabu, Polisi Juga Dapati 50 Pil Ekstasi Dari Tangan Dua Kurir Narkoba di Samarinda

"Sebenarnya MF cuma minta 15 gram saja. Pas mereka ambil sempat bingung karena berat. Tapi almarhum BR bilang bawa saja. Nah saat itu langsung dikejar anggota dan terjadilah kecelakaan," bebernya.

Mengenai ke mana barang tersebut akan diedarkan, pihaknya mengatakan masih melakukan pendalaman.

Sebab, rencananya saat barang diamankan, mereka berharap KJ akan menghubungi MF lagi, namun nyatanya tidak.

"Kemungkinan karena satunya kabur jadi menginformasikan ke KJ. Pesan-pesan yang dikirim juga sudah ditarik lagi oleh KJ ini," ucapnya.

Saat ini pihaknya masih masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved