Video Viral
Pakar Psikologi Forensik Bongkar Skenario Putri Candrawathi Dipercayai Ferdy Sambo
Pakar Psikologi Forensik bongkar skenario Putri Candrawathi dipercayai Ferdy Sambo
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio
TRIBUNKALTIM.CO - Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel meragukan pelecehan seksual dialami oleh Putri Candrawathi saat berada di rumah Magelang.
DIlansir dari Tribunnews.com, Reza mengatakan ada beberapa alasan terkait keraguan adanya peristiwa tersebut.
Pertama, Reza menganggap pemulihan trauma yang dialami Putri Candrawathi terkait pelecehan yang dialami dari Brigadir J terlalu cepat.
Ia menjelaskan ada tiga fase pemulihan trauma pasca mengalami kejahatan seksual yaitu mengatasi perasaan takut, pemulihan ingatan, serta reconnecting to others atau mampu berinteraksi dengan pelaku.
Namun, Reza menyebut Putri dinilai langsung melalui tahap ketiga dalam fase pemulihan trauma itu yaitu reconnecting to others.
Menurutnya, hal ini tidak masuk akal karena jeda waktu antara pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi dengan saat bertemu Brigadir J, terduga pelaku pelecehan seksual terlalu cepat.
Baca juga: Putri Candrawathi Berselingkuh dengan Brigadir J? JPU Bongkar Hasil Tes Poligraf
Baca juga: 8 Pengakuan Putri Candrawathi saat Jadi Saksi: Bantah Selingkuh dan Kuras Rekening Brigadir J
"Secepat itukah PC (Putri Candrawathi) langsung pulih dan melompat ke fase ketiga?
Dan reconnecting to others itu adalah berinteraksi kembali dengan orang yang ia sebut telah menjahatinya secara seksual beberapa menit sebelumnya," kata Reza dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Senin (12/12/2022).
"Ringkasnya, singkat sekali jeda waktu sejak momen PC diperkosa sampai kemudian PC mau bertemu lagi dengan pelaku perkosaan tersebut. Masuk akalkah?" imbuhnya.
Selain itu, Reza juga menyoroti terkait pertemuan antara Putri Candrawathi dan Brigadir J saat berada di kamar istri Ferdy Sambo itu selama 15 menit.
Seperti diketahui, dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), Putri Candrawathi sempat meminta Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR untuk memanggil Brigadir J usai terjadinya dugaan pelecehan seksual.
Pertemuan ini, kata Reza, merupakan pembicaraan yang diwarnai relasi kuasa dengan isi obrolan yaitu dugaan Putri Candrawathi mengendalikan Brigadir J lewat skenario yang telah dirancangnya.
"Apakah itu obrolan yang setara? Kemungkinannya itu merupakan obrolan di mana satu pihak mengendalikan pihak lain.
Dalam obrolan yang diwarnai relasi kuasa semacam itu, didiktekanlah skenario untuk menutup-nutupi apa yang telah terjadi."
"Skenario itu yang terwakili oleh perkataan Y (Brigadir J) saat ia dipanggil FS (Ferdy Sambo), (Brigadir J mengatakan) 'Kenapa, Pak? Ada apa, Pak?" paparnya.