Rabu, 29 April 2026

IKN Nusantara

Kejar Tayang Pembangunan Rumah Susun Pekerja Konstruksi IKN Nusantara, Kerja 24 Jam

Kejar tayang pembangunan rumah susun pekerja konstruksi IKN Nusantara, kerja 24 jam

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Progres terbaru pembangunan rumah susun untuk pekerja konstruksi di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur, hampir rampung.

Dilansir dari Kompas.com, rumah susun yang diperuntukkan sebagai hunian pekerja konstruksi di IKN Nusantara telah mencapai 71,06 persen.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan, progres sejauh ini meliputi selesainya pembangunan 15 dari 22 rusun yang ditargetkan.

Saat ini, 15 rusun yang telah terbangun sedang dalam proses penyelesaian kelistrikan dan pemasangan dinding serta toilet untuk para pekerja.

Menurut Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, Pembangunan Rusun untuk hunian pekerja konstruksi di IKN terus berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

“Kami akan berupaya agar proses pembangunannya bisa segera diselesaikan secepatnya," ucap Iwan dalam keterangan resmi yang diterima kompas.com, Jumat (16/12/2022).

Rusun HPK yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur akan memiliki 4 lantai dan kamar bertipe barak yang dapat menampung 16.608 pekerja.

Baca juga: 4 Negara Siap Hadir dalam Konferensi Internasional Dosen Perguruan Tinggi, Bahas Isu IKN Nusantara

Baca juga: Perumahan ASN Hingga IPAL di IKN Nusantara Jadi Proyek Andalan Waskita Karya

Kamar-kamar ini akan dilengkapi dengan tempat tidur kamar mandi sehingga para pekerja bisa tinggal dengan nyaman agar dapat fokus dalam membangun infrastruktur di IKN Nusantara.

Selain rusun, kompleks HPK juga akan dilengkapi fasilitas sosial dan umum seperti masjid, mess hall, klinik, dan kantor perwakilan pengelola.
"Untuk membangun struktur modular Rusun setinggi empat lantai memerlukan waktu satu pekan dengan jumlah pekerja 20 orang yang bekerja 24 jam dalam tiga shift,” jelas Kepala Seksi Engineering PT Wijaya Karya Gedung Alam Wicaksono.

Dengan laju ini, Alam optimis pembangunan dapat berjalan dengan baik di lapangan.

Diketahui, proyek rusun HPK ditargetkan selesai pada akhir Januari 2023 setelah dimulai pada 29 Agustus lalu.

Pembangunan proyek ini dilakukan oleh PT Wijaya Karya Gedung-PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan skema kerja sama operasi (KSO) dengan pemerintah.

Dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian PUPR @kemenpupr, rusun tersebut dibangun setinggi 4 lantai dan terdiri dari 22 tower.

Proses pembangunan rusun ini menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan memanfaatkan teknologi konstruksi modular.

Selain untuk mencapai kriteria ESG, teknologi konstruksi modular digunakan menjadi prototipe lean and green construction (konstruksi ramping dan hijau) di Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved