Berita Kutim Terkini
Ikon Anjungan Pantai Sekerat Kutim Ambruk Diterjang Gelombang Pasang
Salah satu warga Desa Sekerat, Arman Amar menyebut gelombang pasang yang terjadi beberapa hari terakhir bahkan hingga merobohkan ikon
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pesisir Desa Sekerat di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) butuh penangkal dan pemecah ombak.
Pasalnya, sejumlah titik pemukiman warga dan fasilitas di sekitar pantai di desa itu kerap diterjang gelombang pasang jelang akhir tahun 2022 ini.
Salah satu warga Desa Sekerat, Arman Amar menyebut gelombang pasang yang terjadi beberapa hari terakhir bahkan hingga merobohkan ikon nama Pantai Sekerat.
"Sabtu (24/12/2022) sore gelombang pasang kena ikon nama Pantai Sekerat hingga roboh," ujarnya pada TribunKaltim.co, Minggu (25/12/2022).
Baca juga: HEBOH, Warga Temukan Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Sekerat Kutim dengan Tubuh Terluka
Tulisan dengan huruf kapital berwarna warni yang berada di bibir pantai Sekerat, itu ambruk setelah diterjang ombak.
Pasang air laut cukup besar hingga berdampak pada pemukiman masyarakat dan fasilitas umum yang disediakan untuk wisatawan.
Menurut Arman, Desa Sekerat membutuhkan tanggul pemecah ombak untuk mencegah terjadinya abrasi dan banjir.
“Sudah waktunya pemerintah memikirkan tanggul pemecah ombak, pencegah abrasi, dan banjir,” ujarnya.
Tujuannya untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi di kawasan pantai ketika musim gelombang pasang tiba. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bengalon-kutim-desa-sekerat.jpg)