Kedepankan Pengelolaan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Wamendes PDTT Apresiasi ESG PKT

Wamendes PDTT mengapresiasi kesinambungan peran Pupuk Kaltim dalam mendorong perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Pupuk Kaltim
Wamendes PDTT mengapresiasi kesinambungan peran Pupuk Kaltim dalam mendorong perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi, mengapresiasi kesinambungan peran PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dalam mendorong perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.

Hal ini ditegaskan Budi Arie Setiadi dalam kunjungannya ke Pupuk Kaltim selama dua hari, 27-28 Desember 2022.

Selama lawatannya, Budi Arie Setiadi menyambangi sejumlah program binaan Pupuk Kaltim seperti rehabilitasi mangrove di Telok Bangko dan budi daya TOGA Makrifah Herbal di Kelurahan Loktuan Bontang Utara, konservasi terumbu karang di perairan Bontang, pembinaan kawasan pesisir Malahing Bontang Selatan, serta pemberdayaan kelompok nelayan pada program keramba jaring apung.

Selain itu, Budi Arie Setiadi turut melakukan penanaman mangrove hingga pembukaan kebun buah perluasan Community Forest diatas lahan 1,5 hektare (ha).

Baca juga: Libatkan Karyawan Dukung Community Forest, Pupuk Kaltim Target Tanam 12.000 Pohon di Area Perusahaan

Diungkapkan Budi Arie, Pupuk Kaltim sebagai produsen pupuk terbesar di Indonesia telah menunjukkan peran dan kontribusi nyata yang direalisasikan secara berkesinambungan dengan sasaran dan tujuan yang jelas.

Hal ini dilihat dari capaian yang berhasil diimplementasikan di setiap program, sehingga pengelolaan aspek lingkungan dan kawasan pesisir sebagai salah satu tanggung jawab sosial perusahaan mampu dibarengi kemandirian masyarakat melalui pembinaan hingga pemberdayaan yang dilaksanakan.

"Kita melihat bagaimana Pupuk Kaltim merealisasikan program secara terukur, sehingga mampu mencapai goals yang jelas dalam pengelolaan lingkungan dan kawasan tanpa meninggalkan aspek pemberdayaan untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Budi.

Menurut Budi Arie prinsip Environment, Social and Governance (ESG) yang diusung Pupuk Kaltim terimplementasi dari setiap gagasan yang dikembangkan.

Hal ini sejalan dengan arah pembangunan green economy yang terus didorong oleh pemerintah, melalui pembinaan yang ditekankan kepada pengelolaan lingkungan secara optimal.

Budi Arie menyebut, seluruh program yang direalisasikan Pupuk Kaltim menunjukkan komitmen nyata perusahaan dalam mendukung ekonomi hijau, yang tidak hanya dikembangkan dalam aktivitas industri tapi juga kawasan dan lingkungan sekitar.

"Kita menyadari dimana green economy menjadi arah baru pembangunan Indonesia kedepan, sehingga kontribusi dunia industri seperti yang dilaksanakan Pupuk Kaltim menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap pembangunan ekonomi secara berkelanjutan," tutur Budi Arie.

Baca juga: Optimalkan Sistem Manajemen Aset di Seluruh Pabrik, Pupuk Kaltim Gelar Audit ISO 55001

Dirinya pun mendorong Pupuk Kaltim terus mengembangkan seluruh program dengan perluasan yang lebih signifikan, sehingga komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan dan dekarbonisasi turut meningkatkan peran serta masyarakat melalui pemberdayaan yang dilaksanakan.

"Selain itu, apa yang dilakukan Pupuk Kaltim ini diharap dapat memacu semangat dunia industri tanah air, untuk turut berperan dalam mendorong perbaikan lingkungan secara signifikan melalui berbagai aksi nyata lainnya," tambah Budi Arie Setiadi.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, menyebut komitmen terhadap tata kelola lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dalam aktivitas bisnis perusahaan, yang dijalankan pada berbagai program secara berkesinambungan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved