Yayasan Teman Kita x PHSS Gelar Pelatihan Film Dokumenter, Menyemai Tunas Sineas Muda Beringin Agung

Yayasan Teman Kita dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Film Dokumenter bagi pemuda Desa Beringin Agung.

Editor: Diah Anggraeni
HO
Yayasan Teman Kita bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Film Dokumenter bagi 10 pemuda Desa Beringin Agung, Kutai Kartanegara, di Hotel Grand Tjokro Balikpapan, 30-31 Desember 2022. 

TRIBUNKALTIM.CO - Yayasan Teman Kita bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga dan Pemerintah Desa Beringin Agung, Kutai Kertanegara, menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Film Dokumenter bagi 10 Pemuda Pemudi Desa Beringin Agung.

Kegiatan ini berlangsung pada 30-31 Desember 2022 di Hotel Grand Tjokro Balikpapan.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program literasi kreatif untuk memperkenalkan Desa Beringin Agung dalam bentuk film dokumenter.

Baca juga: Sinergi Yayasan Teman Kita-Pertamina Hulu Sanga-Sanga, Forum Anak Desa Beringin Agung Terbentuk

Film dokumenter bisa menceritakan seorang tokoh, sebuah benda, sebuah lokasi, suatu kejadian atau peristiwa, sebuah konsep atau gagasan, dan hal-hal lain yang semuanya merupakan realitas, bukan imajinasi atau rekaan.

Dengan format dokumenter, diharapkan cerita akan lebih menarik dan mudah dipahami oleh penonton.

Abdul Raji selaku perwakilan PHSS berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana peningkatan kapasitas bagi sineas lokal yang ingin berkecimpung di dunia perfilman dokumenter.

Ia juga berpesan agar film dokumenter ini dapat menjadi media untuk mengenalkan Desa Beringin Agung pada khalayak ramai, serta mampu mendorong peran anak muda dalam kemajuan desa.

Ketua Yayasan Teman Kita, Rendy Wirawan mengatakan bahwa pelatihan ini dapat menstimulasi sineas lokal, khususnya pemuda Beringin Agung untuk dapat menceritakan kisah desanya agar dikenal lebih luas.

Kegiatan ini menghadirkan Agustinus Sudarsa, seorang sineas senior sebagai narasumber yang memberikan pengetahuan dan pengalamannya selama ini dalam membuat film dokumenter.

Ia sekaligus menjadi mentor bagi kru film ini dalam pembuatanya.

Baca juga: Yayasan Teman Kita x Pertamina Hulu Sanga-Sanga Sinergi Mewujudkan Desa Literasi Kreatif 2022

Para peserta diajak berdiskusi untuk mengidentifikasi topik besar yang akan diusung pada film dokumenter yang akan dibuat.

Dari topik besar lalu dirumuskan dalam premis atau film statement.

Film statement juga menggambarkan hal-hal khusus, unik, dan spesifik dari ide dasar yang menjadi daya tarik film.

Ide dasar harus digali lebih dalam dan lebih fokus, dikembangkan menjadi sebuah premis, dan dituliskan sebagai film statement.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved