Bukit Doa Kalimantan

Kapel Betlehem sedang Dibangun, Ada Story Kelahiran Tuhan Yesus hingga Kenaikan ke Surga

Kapel Betlehem dibangun menggunakan batu kapur yang dipasok dari Tuban dan Gresik. Jadi bagian dalam gedung terasa sejuk meskipun di luar panas terik.

Editor: Fransina Luhukay
HO_Bukit Doa Kalimantan
Kapel Betlehem di Bukit Doa Kalimantan hingga kini masih dalam proses pembangunan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jika belum pernah ke Holy Land atau Tanah Perjanjian di Israel, sebaiknya Anda ke Bukit Doa Kalimantan. Di sini, bukan hanya sebagai tempat berdoa. Namun terdapat pula miniatur Tanah Perjanjian lengkap dengan area-area yang mengisahkan tentang kelahiran Tuhan Yesus di kenaikan-NYA ke surga.

Begitu masuk gerbang Bukit Doa Kalimantan, terdapat Menorah atau Kaki Dian yang sangat besar di halaman depan. Kemudian ada gedung yang merupakan kantor atau sekretariat. Selain receptionist, di dalamnya terdapat Kapel Padang Gembala yang telah selesai dibangun.

Menurut Pdt Dr Samuel Kusuma MTh, Ketua Yayasan Bethany Kalimantan, Kapel Padang Gembala merupakan mozaik yang luar biasa. Ini dibuat oleh pelukis yang sekaligus bisa memahat.  “Mozaik ini berkisah tentang Injil Lukas Pasal 2:“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di Kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.” Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: ”Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Selanjutnya, di samping kanan ada gedung terpisah. Itu namanya Kapel Betlehem. Kapel ini masih dalam proses pembangunan. Di Kapel Betlehem, Anda mendapatkan kisah detail tentang kelahiran Tuhan Yesus, lengkap dengan palungan dan patung bayi Yesus, Yusuf dan Maria, serta tokoh Alkitab lainnya.

Menurut Pdt Samuel, Kapel Betlehem dibangun menggunakan batu kapur yang dipasok dari Tuban dan Gresik. “Bangunan ini menggunakan batu kapur, jadi di bagian dalam terasa sejuk meskipun di luar panas terik,” ungkapnya.

Kapel Betlehem di Bukit Doa Kalimantan dilengkapi aneka lampu.
Kapel Betlehem di Bukit Doa Kalimantan dilengkapi aneka lampu. (HO_Bukit Doa Kalimantan)

Datang ke Bukit Doa Kalimantan, jelas Pdt Samuel, orang tidak hanya berdoa atau berwisata. Tapi mereka akan mengikuti kisah tentang Tuhan Yesus mulai dari kelahiran hingga pelayanan-NYA selama di bumi. Ada tempat Tuhan Yesus berdoa, mengajarkan doa Bapa Kami, tempat mujizat 5 roti 2 ikan, Kana, Kolam Bethesda/Siloam, Danau Galilea, Tiberias, Sabda Bahagia, Taman Getsemani dan Via Dolorosa, hingga Kapel Kenaikan Tuhan Yesus ke surga bahkan ada area Yerusalem Baru.

“Para Hamba Tuhan yang berkunjung ke sini menyatakan, Bukit Doa Kalimantan merupakan yang pertama di dunia, menyajikan bangunan dan rangkaian karya tentang story kehidupan Tuhan Yesus selama di dunia. Mulai dari kelahiran di Betlehem hingga kenaikan ke surga. Selain itu, ada pula Yerusalem Baru. Jadi konsepnya adalah tempat berdoa, wisata religi minatur Tanah Perjanjian. Semuanya ini berasal dari Tuhan. Kami hanya pelaksana,” beber Pdt Samuel.

Kapel Betlehem di Bukit Doa Kalimantan masih dalam tahap pembangunan.
Kapel Betlehem di Bukit Doa Kalimantan masih dalam tahap pembangunan. (HO_Bukit Doa Kalimantan)

Pembangunan Bukit Doa Kalimantan masih terus berlanjut. Menurut Pdt Samuel diperlukan dana senilai lebih Rp300 miliar. Jika ingin mengambil bagian menabur dalam proyek ini, dipersilakan mentransfer ke Rekening Bank UOB: 320.100.3324 atas nama Yayasan Bethany Kalimantan/Bukit Doa Kalimantan. Selanjutnya bukti transfer disampaikan melalui WhatsApp ke nomor 0821-5757-9280.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved