Minggu, 10 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Ranking Militer Dunia 2023, AS Nomor 1, Rusia dan China? Indonesia di Atas Ukraina dan Australia

Berikut update ranking militer dunia 2023. Amerika Serikat (AS) masih di nomor 1. Bagaimana Rusia dan China? Indonesia di atas Ukraina dan Australia.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
HO/Pendam VI Mulawarman
Ilustrasi. Sejumlah atraksi dipertontonkan dalam acara pelantikan 122 peserta didik prajurit Tamtama TNI AD di Mako Rindam VI/Mulawarman Banjarbaru. Berikut update ranking militer dunia 2023. Amerika Serikat (AS) masih di nomor 1. Bagaimana Rusia dan China? Indonesia di atas Ukraina dan Australia. 

Dari pemeringkatan GPF menempatkan Indonesia mengungguli Vietnam di posisi 19 dan Thailand di urutan 24.

Sedangkan negara tetangga, Singapura berada di posisi 29 dan Malaysia urutan 42.

Secara lebih rinci, GPF mempublikasikan komposisi TNI yang dilengkapi dengan sejumlah kekuatan, baik dari sudut pandang sumber daya manusia (SDM) maupun alat utama sistem persenjataan (alutsista).

GPF mencatat kekuatan udara TNI diperkuat oleh 466 unit kekuatan udara.

Rinciannya, 41 pesawat tempur, 23 unit attack types, 67 pesawat transportasi, 126 unit pelatihan, 17 pesawat misi khusus, 1 pesawat tanker, 176 helikopter, dan 15 helikopter serang.

Baca juga: Profil Muhammad Ali Jabat KSAL Baru, Memiliki Kemiripan dengan Yudo Margono yang Jabat Panglima TNI

Sementara, pasukan darat Indonesia dilengkapi 314 tank, 12.008 kendaraan lapis baja, 153 self-propelled artilerry, 414 tower artilerry, dan 63 proyektor roket.

Sedangkan kekuatan laut TNI disebut mempunyai 324 aset alutsista yang mencakup, 10 kapal frigate, 21 kapal korvet, 4 kapal selam, 202 kapal patroli, dan 13 mine warfare.

Alutsista Tua, MEF AL Sulit Tercapai di 2024

Panglima TNI yang merangkap jabatan sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono tidak yakin pemenuhan minimum essential force (MEF) atau kekuatan pokok minimal AL bisa mencapai 100 persen pada 2024.

Sebab, kata Yudo, banyak alat utama sistem senjata (alutsista) yang tua dan perlu diperbarui.

"Kalau (MEF) 100 persen saya kira agak sulit memang, ada unsur-unsur kita yang sudah tua, yang juga harus memasuki proses push," ujar Yudo di hadapan perwira tinggi dan prajurit TNI AL di Kolat Koarmada I, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (26/12/2022) lalu, seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com. 

Yudo menargetkan pemenuhan MEF TNI AL bisa mencapai 85 persen pada 2024.

Ia pun meminta agar alutsista maupun peralatan tua segera diperbaiki.

"Tentunya nanti dari sisi pemenuhan personel maupun alutsista, (MEF) bisa mencapai 80-85 persen, harapannya di 2024," ujar Yudo.

Saat ini, menurut Yudo, pemenuhan MEF TNI AL baru mencapai 60 persen.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved