Berita Kukar Terkini
BPBD Kukar Cari Anak Buah Kapal Pelaku Pembacokan
Kepala BPBD Kutai Kartanegara, Fida Hurasani mengatakan, ABK tersebut berstatus dalam pencarian orang hilang lantaran 24 jam tidak ada tanda-tanda
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mencari seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang hilang di perairan Muara Jawa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunKaltim.co, ABK tersebut merupakan pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap juragan kapal kelotok pengangkut limbah batu bara.
Kepala BPBD Kutai Kartanegara, Fida Hurasani mengatakan, ABK tersebut berstatus dalam pencarian orang hilang lantaran 24 jam tidak ada tanda-tanda ditemukan.
"BPBD tidak bergerak di ranah kasus kriminal. Tapi, kami diminta oleh Basarnas Samarinda untuk sama-sama melakukan pencarian karena itu wilayah Kukar," ujarnya, Rabu (18/1/2023).
Baca juga: BPBD Kukar Siaga 24 Jam Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Untuk mencari ABK yang berstatus sebagai orang hilang, BPBD Kutai Kartanegara pun telah menerjunkan 5 personel ke lokasi atau TKP kejadian.
"Awalnya karena terjadi tindak kriminal dan kemudian ABK atau pelaku lompat dari kapal. Sudah 24 jam pencarian belum ada perkembangan," kata laki-laki yang disapa Afe itu.
Diberitakan sebelumnya, tragedi berdarah yakni pembacokan terjadi pada Senin (16/1/2023) di atas kapal klotok pengangkut limbah batubara.
Insiden tersebut terjadi di Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Lokasi kejadian tepatnya di perairan Muara Perangatan.
Baca juga: 7 Orang Hilang di Hutan Muara Kaman Berhasil Ditemukan, Polisi Ungkap Kendala Evakuasi
Dalam peristiwa ini, seorang ABK berinisial RZ menyerang juragan kapal kelotok berinisial FR menggunakan parang hingga jatuh ke laut. Pelaku juga menyerang ABK lainnya berinisial ID.
Kapolsek Muara Jawa AKP Hadriyansyah mengatakan, usai menerima informasi pihaknya langsung menuju klinik untuk memeriksa korban dan saksi.
Hasil pemeriksaan, sebelum kejadian saksi mendengar pelaku memarahi dan menegur korban hingga terjadi pertengkaran.
"Pelaku diduga tersinggung dengan perkataan yang dilontarkan korban lalu marah dan terjadi pertengkaran," kata Hadriansyah.
Namun saksi tidak mengetahui kata-kata apa yang membuat pelaku marah dan tersinggung kepada korban. Pertengkaran tersebut lalu dilerai ABK lainnya.
Kemudian kapal kelotok bergerak ke perairan luar Muara Pegah, tepatnya di perairan Perangatan, Kecamatan Anggana, Kukar.
Kapal kelotok tersebut bergerak untuk mencari limbah batubara pada kapal tongkang pengangkut yang melintas di perairan tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS Perahu Ces Karam di Sungai Mahakam Kukar, Satu Orang Hilang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mencari-abk-di-muara-jawa.jpg)