Berita Penajam Terkini
Produksi Beras di Penajam Paser Utara Setiap Tahun Surplus
Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami surplus beras pada tahun 2022 kemarin. Hal itu membuat ketersediaan beras didaerah asal ibu kota baru.
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami surplus beras pada tahun 2022 kemarin. Hal itu membuat ketersediaan beras didaerah asal ibu kota baru itu, dipastikan mencukupi hingga beberapa bulan kedepan.
Produksi beras di Benuo Taka pada tahun 2022 kemarin mencapai 32 ribu ton. Hal yang sama terjadi hampir setiap tahun.
Sehingga dianggap surplus apabila dibandingkan dengan kebutuhan rerata masyarakat, yang hanya mencapai 16 ribu ton pertahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU Bambang Surijadi mengatakan, produksi beras di PPU hampir setiap tahun surplus. Untuk itu dipastikan tidak akan terjadi kelangkaan pangan khususnya beras.
Baca juga: Cuaca Kabupaten Penajam Paser Utara Hari ini, Berpotensi Hujan hingga Malam Hari
“Hampir setiap tahun produksi beras petani lokal kita surplus apabila dibandingkan dengan kebutuhan kita setiap tahunnya,” ungkapnya pada Senin (23/1/2022).
Surijadi menambahkan, stok beras yang surplus itu akan disimpan dalam gudang beras milik Bulog.
Penggunaannya diperuntukan pada saat ada potensi kelangkaan yang dialami masyarakat, maupun pada saat ada bencana.
“Stok beras ada di gudang Bulog,” katanya.
Baca juga: TPA Buluminung Penajam Siap Tampung Sampah Dari IKN Nusantara
Produksi beras oleh petani lokal di PPU cukup positif setiap tahunnya. Hal itu juga menjadi alasan PPU siap menjadi lumbung pangan tidak hanya untuk masyarakat sekitar, tetapi juga untuk masyarakat di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
PPU memiliki lahan pertanian yang memadai untuk produksi beras dalam jumlah banyak, yakni sekitar 7.000 hektar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/SAWAH-PPU.jpg)