Berita Nasional Terkini
Sri Mulyani Bahas Utang RI Rp 7.734 T, Rocky Gerung: Indonesia Bisa Karam
Pengamat politik Rocky Gerung soroti keterangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait utang Indonesia yang kini mencapai Rp 7.734 triliun.
Penulis: Amilia Lusintha | Editor: Amilia Lusintha
TRIBUNKALTIM.CO - Pengamat politik Rocky Gerung soroti keterangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait utang Indonesia yang kini mencapai Rp 7.734 triliun.
Sri Mulyani meyakini bahwa pemerintah akan mampu membayar utang yang setara 39,57 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) per akhir Desember 2022.
Dalam tayangan Rocky Gerung, disebutkan dari keterangan Sri Mulyani yang mengatakan bahwa utang pemerintah digunakan untuk pembangunan Indonesia.
"Pembangunan harus diselenggarakan, tidak boleh ditunda, tidak ada pembangunan menunggu sampai negaranya kaya, karena tidak akan kaya kalau tidak ada pembangunan, jadi ini seperti telur dan ayam," kata Sri Mulyani mengutip dari Kompas.com.
Berdasarkan keterangan Sri Mulyani tersebut, Rocky Gerung justru menilai sebaliknya.
"Itu logika yang ngaco, kalau sudah kaya ngapain membangun," kata Rocky Gerung dalam Forum News Network, Selasa (24/1/2023).
Menurut Rocky Gerung, jika pemerintah sudah kaya maka lebih baik di investasi ke negara asing, bukan untuk pembangunan.
Rocky Gerung sebut meskipun utang bisa dibayar tetapi membutuhkan waktu atau ratio utang terhadap pendapatan Per Kapita.
"Berapa banyak utang yang mesti kita distribusikan kepada rakyat kita," kata Rocky Gerung.
Baca juga: Partai Politik Dukung Gibran Rakabuming Maju Pilgub 2024, Rocky Gerung Ingatkan Ada Ridwan Kamil
Lebih lanjut, Rocky Gerung mengatakan "Di lima tahun kedepan beban itu bisa diatasi dengan cara apa?".
Rocky Gerung sebut memang benar pemerintah mampu membayar utang, bahkan menurutnya dengan menjual BUMN dapat menutupi itu.
"Tetapi BUMN itu kan bukan buat bayar utang tuh,"
"Apalagi yang bisa kita pakai? ya kuras aja sekarang kan nikel diprediksi tinggal 10 tahun," kata Rocky Gerung.
Menurut Rocky Gerung, Indonesia tidak pernah menjual 'otak' karena terbatas.
Hal itu disebutkan Rocky Gerung lantaran Indonesia hanya mengandalkan minyak, batu bara, dan sawit untuk diperjualbelikan.
Baca juga: Jokowi Instruksi Prabowo Kelola Intelijen di BIN, Rocky Gerung: Presiden Preteli Kekuasaan Megawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Rocky-Gerung-soroti-keterangan-Sri-Mulyani.jpg)