Jumat, 10 April 2026

Berita Paser Terkini

Perbatasan Kaltim-Kalsel di Paser jadi Fokus Pencegahan PMK Ternak

Perbatasan Kalimantan Timur-Kalimantan Selatan di Kabupaten Paser jadi fokus pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim, Fahmi Himawan mengungkapkan akan membangun Pos Kesehatan Hewan di wilayah perbatasan darat antara Kaltim-Kalsel di Kabupaten Paser. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perbatasan Kalimantan Timur-Kalimantan Selatan di Kabupaten Paser jadi fokus pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk lalu lintas ternak.

Provinsi Kaltim yang telah dinyatakan bebas kasus PMK pada hewan ternak perlu menyikapi pencegahan ternak melalui lalu lintas darat selain pelabuhan.

Upaya pengawasan dan pencegahan penyakit pada hewan ternak ini tidak akan menjadi lebih longgar.

Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) justru akan semakin memperkuat upaya pengawasan hewan ternak.

Baca juga: Pemkot Tarakan Dorong Pedagang Datangkan Daging Sapi Beku untuk Cegah PMK

"Kami berencana untuk membangun Pos Kesehatan Hewan di wilayah perbatasan darat. Yakni, di Kabupaten Paser yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan (Kalsel)," terang Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan, Minggu (29/1/2023).

Pertimbangan pihaknya tentu adanya salah satu pemasok hewan ternak Kaltim berasal dari wilayah Kalsel.

Berdasarkan evaluasi kasus PMK di Kaltim pada tahun 2022.

Penyebaran kasus PMK turut disumbang ternak yang melalui jalur lalu lintas ternak di wilayah perbatasan darat antar provinsi.

MHU berkolaborasi dengan sejumlah pihak membangun sebuah mini ranch untuk membantu para peternak di Loa Kulu. Sapi di Mini Ranch Jayatama yang masuk dalam program penggemukan akan diasuransikan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir jika sapi yang dititipkan mati.
Ilustrasi ternak sapi

Untuk itu, pembangunan Pos Kesehatan Hewan di wilayah perbatasan darat akan berfungsi sebagai check point sebelum hewan ternak masuk ke wilayah Kaltim.

Di Kabupaten Paser, Pos Kesehatan Hewan rencananya akan dibangun di Kecamatan Muara Komam dan Batu Engau yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalsel.

Baca juga: Walikota Tarakan Larang Datangkan Sapi Luar yang Masuk Zona PMK

"Pos Kesehatan Hewan ini penting untuk memastikan jalur lintas ternak aman. Nanti juga kita perkuat SDM kesehatan hewan di sana. Mulai dari tenaga medis hingga dokter hewan," terang Fahmi.

Proses pembangunan Pos Kesehatan Hewan di Kabupaten Paser, lanjutnya, masih dalam tahapan pembebasan lahan dan penyusunan desain perencanaan check point.

"Target tahun 2024 proses pembangunan fisik Pos Kesehatan Hewan sudah dapat dimulai," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved