Rabu, 6 Mei 2026

Ibu Kota Negara

Efek Adanya IKN Nusantara, Permintaan Semen ke Kaltim Meningkat 

Lonjakan permintaan semen ke Kalimantan Timur tercatat alami peningkatan dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO/PUPR
Ilustrasi konsep kota di Ibu Kota Negara Nusantara. Efek adanya pembangunan IKN Nusantara di Kaltim, sampai triwulan IV dari data terupdate, semen, mencapai kenaikannya 33 persen lebih, jadi kenaikan semen di Kaltim sangat tinggi dibanding triwulan sebelumnya. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Lonjakan permintaan semen ke Kalimantan Timur tercatat alami peningkatan dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Seperti diketahui, semen sendiri menjadi bahan baku untuk membangun konstruksi modern.

Untuk pembangunan IKN Nusantara di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sendiri tercatat permintaan semen signifikan meningkat.

Ketua Tim Neraca Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Nurul Istiqomah mengungkapkan dalam dialog, Selasa (31/1/2023).

Baca juga: Layani Pekerja IKN Nusantara, Rumah Sakit Sepaku Dapat Kucuran Rp 20 Miliar Dari Kemenkes

Diungkapkannya bahwa permintaan semen meningkat terlihat adanya pergeseran pada investasi Kaltim pada Triwulan III 2022.

"Investasi Kaltim tumbuh pada tahun 2022, mencolok pergeseran utamanya pada konstruksi dari tahun 2022 saja pada Triwulan III pertumbuhannya 6,39 persen," terangnya.

Hal ini meningkat signifikan jika dibanding triwulan III tahun sebelumnya dengan kenaikannya sebesar 10,77 persen.

Pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara semakin terlihat.
Pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara semakin terlihat. (Instagram/indonesiasentris1945)

Pihaknya juga didukung dari data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), dimana otomatis pembangunan pasti membutuhkan logistik dari luar utamanya semen.

"Sampai triwulan IV dari data terupdate (semen) mencapai kenaikannya 33 persen lebih, jadi kenaikan semen di Kaltim sangat tinggi dibanding triwulan sebelumnya," jelas Nurul.

Baca juga: WSBP Mulai Suplai Beton Precast dan Readymix Buat Istana Presiden di IKN Nusantara

Data BPS juga menangkap fenomena adanya pertumbuhan ekonomi pada lapangan usaha (LU) konstruksi.

Dimana pada tahun 2022 terjadi pergeseran struktur tenaga kerja menurut lapangan usaha (LU).

"Kalau dulu didominasi oleh perdagangan dan pertanian hingga sekarang, cuman porsinya mengecil, ada kenaikan porsi tenaga kerja di sektor kontruksi sebesar 5,7 persen," tandas Nurul. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved