Kesehatan
3 Cara Pemulihan Setelah Sakit agar Optimal, Nafsu Makan Besar Kala Sembuh
Namun, ketika kondisi tubuh mulai membaik, nafsu makan mulai kembali bahkan cenderung naik.
TRIBUNKALTIM.CO - Pernah tidak anda merasakan makan yang lahap setelah mengalami sakit?
Hal ini lumrah kepada orang-orang yang setelah sembuh dari sakit, lalu doyan makan.
Bagaimana penjelasan hal ini, kenapa bisa demikian itu terjadi?
Simak ulasannya sebagai berikut:
Baca juga: Bisnis Kuliner Tumbuh Cepat Pascapandemi Covid-19, Katering Terbanyak Kedua
Saat sakit, nafsu makan cenderung menurun atau tidak nafsu makan.
Namun, ketika kondisi tubuh mulai membaik, nafsu makan mulai kembali bahkan cenderung naik.
Orang yang baru sakit biasanya merasakan sering lapar. Intensitas makan yang biasanya cukup tiga kali sehari rasanya masih kurang.
Kenali kenapa nafsu makan meningkat setelah sakit berikut cara pemulihan setelah sakit berikut ini.
Dilansir dari Everlywell, penyebab nafsu makan meningkat setelah sakit dipengaruhi sistem kekebalan tubuh yang sedang berjuang selama pemulihan sakit.
Saat sakit dan proses pemulihan sakit, sistem kekebalan tubuh bakal bekerja ekstra keras untuk melawan penyakit.
Kondisi ini membuat tubuh membutuhkan kalori lebih banyak.
Baca juga: 9 Gejala DBD yang Patut Diwaspadai, Demam Lebih dari 40 Derajat Celcius hingga Tidak Nafsu Makan
Sehingga sinyal rasa lapar muncul dari otak agar tubuh makan lebih banyak. Selain itu, saat proses pemulihan sakit, metabolisme tubuh berada dalam keadaan anabolik atau konstruksi.
Kondisi ini juga membutuhkan kalori lebih banyak dan nafsu makan meningkat secara alami. Jadi, jangan heran lagi kenapa nafsu makan meningkat setelah sakit.
Kondisi ini biasanya bakal terjadi selama beberapa hari dan nafsu makan kembali normal seiring membaiknya kesehatan.
Cara pemulihan setelah sakit
Agar proses pemulihan setelah sakit berjalan optimal, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.
Dikutip dari Betterhealth, berikut beberapa di antaranya:
Kendalikan stres
Banyak orang stres saat dan setelah sakit.
Kondisi ini wajar karena orang masih dibayang-bayangi penyakit yang sebelumnya menyerang.
Tapi, coba hindari stres berlebihan karena bisa menghambat proses pemulihan sakit.
Anda bisa melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti nonton film, jalan-jalan ringan, mengobrol seru dengan orang terdekat, atau coba latihan meditasi dan latihan pernapasan dalam untuk meredakan stres.
Perhatikan pola makan sehat
Saat nafsu makan meningkat setelah sakit, coba tetap jaga pola makan sehat.
Coba makan lebih sering, tapi porsinya lebih kecil untuk mengganjal rasa lapar.
Baca juga: 7 Makanan Sehat yang Bisa Dijadikan Camilan Bagi Penderita Penyakit Diabetes, Plain Greek Yogurt
Selain itu, pilih makanan yang sehat.
Hindari gorengan, makanan cepat saji, makanan instan, makanan pedas, atau makanan terlalu asam.
Tidur cukup
Tidur berkualitas dan cukup di malam hari sangat penting untuk membantu proses pemulihan sakit.
Jika Anda merasa susah tidur, coba kurangi asupan berkafein seperti teh dan kopi. Selain itu, kurangi waktu tidur siang atau tidur siang paling lama 30 menit.
Mulai olahraga lagi Jika kondisi tubuh sudah memungkinkan, coba mulai olahraga lagi.
Jika belum memungkinkan, coba jalan kaki ringan atau lakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan.
Setelah menyimak kenapa nafsu makan meningkat setelah sakit di atas, coba juga beberapa cara pemulihan setelah sakit di atas agar tubuh dapat segera kembali bugar dan aktivitas bisa kembali normal.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Nafsu Makan Meningkat setelah Sakit?."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/nafsu-makan-besar-sekali.jpg)