Video Viral
Karena Anies Baswedan, Megawati Tolak Bertemu Surya Paloh Bicarakan Pilpres 2024
Karena Anies Baswedan, Megawati tolak bertemu Surya Paloh bicarakan Pilpres 2024
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir
TRIBUNKALTIM.CO - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan atau PDIP, Hasto Kristiyanto memastikan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bakal menolak bertemu Ketum Nasdem Surya Paloh jika hendak membahas soal bakal calon presiden di Pilpres 2024.
Dilansir dari Tribunnews.com, hal ini karena Nasdem sudah memutuskan mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024.
"Apalagi, Anies Baswedan berulang kali disebut sebagai antitesa dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Sehingga pasti berbeda," kata Hasto.
"Nasdem kan kemudian telah mengusung Bapak Anies Baswedan sebagai calon presiden dari Nasdem, kemudian Bu Megawati Soekarnoputri dalam pidato ulang tahun partai menegaskan calon presiden dari partai PDIP berasal dari kader partai," tegas Hasto.
Hasto mengatakan, hingga saat ini, pihaknya juga masih menunggu kode-kode dari Surya Paloh soal konteks ingin bertemu Megawati.
Menurut Hasto, PDIP terbuka jika Surya Paloh ingin bertemu Megawati dalam rangka kepentingan bangsa dan negara.
"Kalau dialog dalam rangka kepentingan bangsa dan negara, PDI perjuangan selalu welcome. Kalau dialog dalam konteks capres-cawapres, sepertinya ada perbedaan," pungkasnya.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto gelorakan ke ribuan kadernya PDIP Banten untuk kemenangan partainya di Pemilu 2024.
Hasto Kristiyanto menceritakan, di alun-alun ini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pernah menggelorakan semangat juang yang sama.
Hal tersebut disampaikan Hasto Kristiyanto saat pidato di alun-alun Rangkasbitung, Lebak, Banten, pada Minggu (19/2/2023).
"Di lapangan ini pula Bu Mega juga menggelorakan semangat juang melakukan konsolidasian kepartaian yang tidak mudah. Karena itulah Ibu Mega berpesan kepada seluruh kader-kader PDI Perjuangan di Banten ini, resapilah semangat juang itu, ambilah api perjuangan itu,"
"Sehingga kader-kader PDI Perjuangan betul-betul menyatu dengan kehendak rakyat, memperjuangkannya dan dari persatuan dengan rakyat itu perkuatlah akar partai,” kata Hasto Kristiyanto..
Dia mengungkapkan, hal ini penting. Karena kekuatan PDI Perjuangan berasal dari rakyat.
“Di HUT ke-50 diingatkan oleh Ibu Mega, ‘hai kader-kader PDI Perjuangan turun ke bawah, turun ke bawah, dan turun ke bawah perkuat akar rumput’,” tutur Hasto Kristiyanto.
“Ini adalah senjata yang maha hebat, tak bisa dikalahkan oleh politik pencitraan, politik rekayasa, politik yang mengunakan segala cara karena kita PDI Perjuangan punya akar rumput ini persektif kerakyataan,” jelasnya.