Berita Penajam Terkini
Masyarakat Penajam Paser Utara Diharapkan Bisa Mandiri Pangan
Dipilihnya tanaman cabai untuk bisa dibudidayakan secara mandiri, karena komoditas ini merupakan salah satu penyebab inflasi
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Sebagai langkah pencegahan inflasi dan peningkatan ekonomi, dan mandiri pangan, masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diharapkan dapat memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam cabai sendiri.
Dipilihnya tanaman cabai untuk bisa dibudidayakan secara mandiri, karena komoditas ini merupakan salah satu penyebab inflasi.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten PPU Satriyani Sirajuddin mengatakan, cabai yang ditanam sendiri, minimal bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan maupun untuk dijual.
“Cara ini tentunya juga sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Selain itu sayang bila pekarangan rumah kita luas tapi tidak dimanfaatkan,” ungkapnya pada Senin (20/2/2023).
Baca juga: Ketua PKK PPU Ingatkan Pentingnya Program Generasi Berencana
Baca juga: Bimtek TP PKK dan Posyandu Kecamatan Tanjung Harapan Paser Sukses Terselenggara
Program menanam cabai di PPU sendiri telah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Bank Indonesia pada saat itu membagikan bibit cabai, untuk ditanam masyarakat.
Saat ini, cabai tersebut telah dipanen perdana, dan hasilnya sebanyak 3,5 Kilogram (Kg). Jumlah tersebut dianggap cukup, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kata Satriyani, penanaman bisa dilakukan dengan menggunakan pot atau polybag. Sehingga juga bisa memberikan kesan rapi di halaman rumah.
“Bisa juga memanfaatkan aneka barang bekas seperti kaleng, karung, sak semen, kemasan minyak makan dan lainnya,” sambungnya.
Baca juga: TP PKK Kubar Ingin Perayaan Natal Jadi Ajang Peningkatan Kualitas Hidup Beragama
Tidak hanya tanaman cabai, sejauh ini TP PKK PPU bahkan telah menanam berbagai komoditas lain. Mulai dari kangkung, sawi, bayam, dan terong.
Setidaknya, ada 400 pohon tanaman dari cabai hingga sayuran lainnya, yang dibudidayakan oleh TP PKK PPU hingga saat ini.
“Harapannya bisa menjadi keluarga yang mandiri pangan dan tahan akan fluktuasi harga pangan yang tidak menentu,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/TP-PKK-PPU-perdana-panen-cabai-yang-dibudidayakan-sendiri.jpg)