Jumat, 1 Mei 2026

Bersama Kagama, Ganjar Beri Solusi Kekurangan Air di Ponpes Balikpapan

Kagama memberikan solusi terkait masalah air bersih yang dialami Pondok Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan.

Tayang:
Editor: Diah Anggraeni
HO/Kagama
Ketua Kagama Ganjar Pranowo meninjau pemanfaatan Gama Air Filter di Pondok Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan, Rabu (22/2/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO - Dengan hanya instalasi air sederhana seharga Rp 3 juta, masalah air di Pondok Pesantren Syaichona Cholil terpecahkan.

Alat bernama Gama Rain Filter itu mampu mengubah air hujan menjadi air bersih layak minum.

Ketua Kagama Ganjar Pranowo meninjau pemanfaatan Gama Air Filter tersebut di pondok yang terletak di Jalan Mulawarman, Sepinggan, Balikpapan, Rabu (22/2/2023).

"Prinsipnya memanen hujan. Air hujan ditampung di atap dialirkan ke instalasi dengan tiga filter. Filter air, filter daun, filter bakteri. Dari tandon ini, air bisa langsung diminum," kata Ganjar.

Baca juga: Ganjar Pranowo Lantik 4 Pengurus Cabang Kagama di Wilayah Sumatera Utara

Ganjar juga meninjau Gama Rain Filter yang dipasang di Sekolah Dasar Islam Terpadu Istiqamah Balikpapan Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan.

Ketua Pengda Kagama Kalimantan Timur, Lalu Fauzul idhi mengatakan, daerah Sepinggan termasuk sulit air bersih.

Untuk mendapat air, warga harus membuat sumur bor sedalam 80 meter.

"Itupun airnya cokelat, dan sumbernya kadang hilang, pindah sumur lagi. Sangat menyulitkan," katanya.

Maka Kagama berupaya membantu sebagai wujud pengabdian masyarakat.

Di Kalimantan Timur, sudah lima titik yang dibuat instalasi serupa.

Yakni di Kawasan IKN Nusantara, Desa Sepaku, Desa Karyajaya, Desa Adat Pampang Samarinda dan Kota Balikpapan.

"Di Pampang saja kita pasang 50 unit. Harganya sekitar tiga juta rupiah saja. Kenapa murah karena kalau untuk masyarakat, UGM tidak menarik biaya paten," katanya.

Baca juga: Kagama Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Gowa, Ganjar Tanda Tangani MoU Penerapan Program Desa Inklusif

Ganjar yang juga gubernur Jawa Tengah itu menambahkan. Gama Rain Filter sudah berhasil diterapkan di Jawa Tengah.

Di antaranya di Brebes, Blora, dan Kabupaten Semarang.

Pemanfaatan air hujan di Desa Gedong, Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang sudah sejak 2019.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved