Video Viral
Bukan Cuma Penjara, Aksi Koboi Mario Dandy Buat Rafael Alun Dapat Masalah Beruntun
Bukan cuma penjara, aksi koboi Mario Dandy Satriyo Buat Rafael Alun Trisambodo kehilangan pekerjaan
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra
TRIBUNKALTIM.CO - Mario Dandy Satriyo (20) di drop out (DO) atau dikeluarkan dari Universitas Prasetiya Mulya, buntut dirinya melakukan penganiayaan terhadap David (17), anak petinggi GP Ansor, hingga koma.
Dilansir dari Tribunnews.com, keputusan ini berdasarkan hasil rapat para pimpinan Universitas Prasetiya Mulya dengan mempertimbangkan status Mario Dandy sebagai tersangka.
Adapun Mario Dandy resmi dikeluarkan sejak Kamis (23/2/2022).
Baca juga: Komentar Shane Buat Mario Dandy Makin Emosi ke David, Gua Kalo Jadi Lu, Pukulin Aja
"Rapat pimpinan Universitas Prasetiya Mulya memutuskan untuk mengeluarkan tersangka Mario Dandy Satriyo dari Universitas Prasetiya Mulya terhitung sejak tanggal 23 Februari 2023," demikian tertulis dalam siaran pers yang diunggah di akun Instagram resmi Universitas Prasetiya Mulya, Jumat (24/2/2023).
Sebelum memutuskan, pihak universitas telah melakukan pemantauan terhadap kasus penganiayaan yang dilakukan mahasiwanya ini.
Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Djisman Simandjutak dan seluruh civitas akademiknya mengecam keras tindakan Mario Dandy ini.
Tak hanya Mario Dandy, sang ayah bernama Rafael Alun Trisambodo juga mengalami nasib buruk.
Rafael Alun Trisambodo harus rela dicobot dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II.
Pasalnya, mobil Rubicon hitam yang ditumpangi Mario Dandy saat mendatangi David, viral di media sosial.
Bahkan, Rafael Alun Trisambodo belakangan mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai ASN.
Sementara itu, kepemilikan mobil tersebut dipertanyakan publik, termasuk jumlah harta kekayaan Rafael Alun yang mencapai Rp 56 miliar.
Jumlah kekayaan Rafael Alun tersebut diduga janggal dan saat ini sedang didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bahkan kepemilikan mobil tersebut dipertanyakan publik, termasuk jumlah harta kekayaan Rafael Alun yang mencapai Rp 56 miliar.
Jumlah kekayaan Rafael Alun tersebut diduga janggal dan saat ini sedang didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menteri Keuangan, Sri Mulyani pun mengambil langkah untuk mencopot jabatan Rafael Alun.