Sabtu, 30 Mei 2026

Video Viral

Mencekam, Rusia dan Wagner Gempur Habis Kota Bakhmut, Ukraina Andalkan Tank Leopard

Mencekam, Rusia dan Wagner gempur habis Kota Bakhmut, Ukraina andalkan tank Leopard

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra

TRIBUNKALTIM.CO - Pasukan Rusia dengan tentara bayarannya, Wagner terus menrangsek semakin ke dalam mengitari kota timur Bakhmut.

Dilansir dari Tribunnews.com, hal tersebut semakin mempersulit pasukan Ukraina untuk mempertahankan kota tambang dan produsen gipsum itu.

Peperangan terus berlangsung, pasukan Ukraina dan prajurit Vladimir Putin terus melakukan berbagai cara untuk memenangkan pertempuran.

Oleksandr Syrskyi, komandan pasukan darat Ukraina, mengatakan pada hari Selasa (28/2/2023) bahwa situasi di sekitar kota timur Bakhmut sangat mencekam, DW melaporkan.

"Meskipun mengalami kerugian yang signifikan, musuh menerjunkan unit Wagner yang paling siap, yang mencoba menerobos pertahanan pasukan kami dan mengelilingi kota," kata Syrskyi seperti dikutip di platform pesan Telegram pusat militer Ukraina.

Kelompok tentara bayaran Wagner Rusia telah memainkan peran penting dalam invasi Rusia ke Ukraina.

Kota penambangan kecil Bakhmut telah menjadi tempat pertempuran sengit dalam beberapa minggu terakhir.

Menguasai Bakhmut akan membuka jalan bagi Rusia untuk mengendalikan pusat-pusat kota di wilayah Donetsk Ukraina timur, dan akan menjadi kemenangan besar pertama untuk Moskow dalam beberapa bulan.

Staf umum Ukraina mengatakan Rusia mengintensifkan pasukannya di Bakhmut dan sedang menembaki pemukiman di sekitar kota.

"Musuh terus-menerus menghancurkan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk melindungi posisi kami untuk benteng dan pertahanan."

"Tentara kami yang membela daerah di sekitar Bakhmut adalah pahlawan sejati," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato malamnya.

Penasihat kepala Republik Rakyat Donetsk (DPR) pro-Rusia Yan Gagin mengatakan tank Leopard buatan Jerman terlihat di dekat kota Bakhmut.

"Ada klaim bahwa Leopard muncul di dekat Artemovsk (nama Rusia untuk Bakhmut)," katanya kepada penyiar Rusia 1, Selasa (27/2/2023).

Dikutip CNN, Gagin kemudian mengecilkan keberadaan tank di dekat garis depan.

"Tidak perlu membuat sensasi ini," imbuhnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved