Berita Kukar Terkini
14 Warga Kukar Dapat Kesempatan Belajar Migas di Jawa Tengah
Sebanyak 14 orang dari Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mendapat kesempatan belajar migas di Cepu, Jawa Tengah.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sebanyak 14 Warga Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mendapat kesempatan belajar migas di Cepu, Jawa Tengah.
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, meminta, agar 14 peserta pelatihan dari Kukar bersungguh-sungguh memanfaatkan peluang.
"Harus dimanfaatkan dengan baik sebagai bekal peningkatan sumberdaya manusia yang siap bekerja sesuai pasar kerja," ujarnya, Senin (6/3/2023).
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara tengah menjalankan Program Kukar Siap Kerja sesuai visi misi Kukar Idaman.
Baca juga: Jadwal Pencairan Bonus Atlet Kukar yang Berlaga di Porprov Kaltim
Program Kukar Siap Kerja ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan fasilitasi kemitraan tenaga kerja secara terintegrasi.
Mulai dari peningkatan kapasitas SDM, dengan membangun pusat pelatihan tenaga kerja atau vokasi setiap zona baik hulu, tengah, pesisir.
Edi menyebut, pelatihan ini dilakukan untuk menyediakan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing, khususnya di daerah penghasil migas.
Setelah pelatihan rampung, peserta akan memiliki keterampilan ilmu pengetahuan baru, sertifikat, serta bisa mendapat ruang kerja di industri migas.
"Ini upaya pemerintah untuk mengoptimalkan sumber daya manusia dan mengurangi angka pengangguran," kata Edi Damansyah.
Baca juga: Demplot Kelurahan Panji Kukar Hasilkan 23 Ton Padi Mekongga
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muh Hatta menambahkan, 14 peserta yang berangkat mengikuti sejumlah pelatihan.
Pertama, teknisi instrumentasi level 1 sebanyak 2 orang. Operator pesawat angkat, angkut dan juru ikat beban unit forklift 3 orang.
Serta, operator pesawat angkat, angkut dan juru ikat beban unit rigget 3 orang. Scafolding level operator 3 orang.
Kemudian, juru las (walder) 1 orang, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat operator sebanyak 2 orang.
Baca juga: Distanak Kukar Terima 10 Ribu Dosis Vaksin PMK, Prioritas untuk Hewan Ternak Sapi
Menurut Hatta, pelatihan ini merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber daya manusia.
Melalui momentum ini, mereka mampu bersaing untuk berkerja di industri migas, sehingga SDM Kukar tidak hanya mampu menjadi Satpam saja.
"Setelah selesai bisa disiapkan untuk menjadi tenaga kerja dengan kebutuhan yang ada di industri migas,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/edi-daman-dan-peserta-migas.jpg)