IKN Nusantara

Menteri Korea Kepanasan Saat Pantau IKN Nusantara, Tawarkan Rompi Penyejuk Pakai Es

Menteri Korea Selatan kepanasan saat pantau IKN Nusantara, tawarkan rompi penyejuk pakai es

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO - Cuaca yang panas menjadi tantangan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Hal ini diungkapkan Menteri Pertanahan, Infratruktur dan Transportasi Korea Selatan, Won Hee-ryong saat berkunjung ke lokasi pembangunan IKN Nusantara.

Pasalnya, cuaca di IKN Nusantara berbanding terbalik dengan di Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan pun menawarkan rompi penyejuk bagi para pekerja kontruksi proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Hal ini, disampaikan Sekretaris Otorita IKN Nusantara, Achmad Jaka Santos Adiwijaya saat melakukan kunjungan bersama rombongan Pemerintah Korea Selatan ke Titik Nol IKN Nusantara, Sabtu (18/3/2023).

"Beliau (Won Hee-ryong) mengajak kita untuk duduk bersama, lesehan di Titik Nol IKN, untuk merasakan bagaimana atmosfer lingkungan dan bagaimana merasakan betapa panasnya di IKN Nusantara," ujar Sekretaris OIKN, Achmad.

Lebih lanjut ia menyampaikan, dari pandangan (Won Hee-ryong) bahwa cuaca panas di IKN Nusantara agak menjadi tantangan berat bagi para pekerja.

"Tapi beliau (Won Hee-ryong) selalu melihat pekerja di sini sudah bergerak melakukan pekerjaan yang demikian masif, seperti tidak bermasalah dengan adanya tantangan cuaca yang ada," tutur Sekretaris OIKN, Achmad.

"Sehingga beliau (Won Hee-ryong) bisa merasakan empati terhadap para pekerja, yang kemudian mengusulkan bahwa di Korea kalau ada pekerja di musim panas mendapatkan rompi yang dilengkapi dengan penyejuk seperti ada es batu," jelasnya.

Hal tersebut menjadi latar belakang (Won Hee-ryong) menawarkan jajaran Otorita IKN perihal rompi untuk para pekerja di IKN Nusantara.

"Ditanya apakah di sini perlu dilakukan, tentunya kita belum pernah melakukan. Tapi sebagai inovasi, mungkin kita bisa melakukan, tapi tentunya dengan penyesuaian," ulas Sekretaris OIKN, Achmad.

"Seperti apakah tenaga kerja Indonesia bisa menyesuaikan diri, dengan menggunakan alat tersebut," katanya.

"Apakah berhasil dan membuat produktivitas lebih tinggi dari para pekerja, karena tentunya kita ingin melaksanakan proyek berdasarkan inovasi yang kita lakukan," tuturnya.

Selain itu, kata Sekretaris OIKN, Achmad, bahwa (Won Hee-ryong) juga menyarankan mesti ada cooling down room bagi pekerja di wilayah IKN Nusantara.

"Dimana saat tertentu, pekerja bisa masuk ke dalam ruang yang bisa mendinginkan tubuhnya, karena cuaca disini sangat panas yang berpengaruh dalam konteks kesehatan," ucapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved