Sabtu, 25 April 2026

Ramadhan 2023

Live Streaming Hasil Sidang Isbat Ramadhan 2023, Pantauan Hilal dan Penentuan Awal Puasa Ramadhan

Berikut live streaming hasil sidang isbat Ramadhan 2023. Simak hasil pantauan hilal di seluruh Indonesia dan penentuan awal puasa

|
Editor: Amalia Husnul A
Tangkap layar YouTube Kemenag RI
Simak hasil sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1444 H hari ini, Rabu (22/3/2023). Berikut live streaming hasil sidang isbat Ramadhan 2023. Simak hasil pantauan hilal di seluruh Indonesia dan penentuan awal puasa 

Ketentuan tersebut tertuang di dalam Hasil Hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 23 Desember 2022.

"Umur bulan Syakban 1444 H 30 hari dan tanggal 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada hari Kamis Pon, 23 Maret 2023 M," demikian bunyi hasil hisab tersebut.

Selain 1 Ramadhan 1444 H, Muhammadiyah juga menetapkan 1 Syawal, 1 Zulhijah, Hari Arafah, serta Idul Adha 1444 H.

Untuk 1 Syawal 1443 H ditetapkan jatuh pada Jumat, 21 April 2023 dan 1 Zulhijah jatuh pada 19 Juni 2023.

Penetapan awal Ramadhan di Arab Saudi

Tak hanya itu, sejumlah negara Muslim lainnya juga telah menetapkan 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada Kamis, seperti Arab Saudi.

Baca juga: Cara Bikin Ucapan Ramadhan dengan Tulisan Arab di WhatsApp, Ada yang tak Perlu Aplikasi Tambahan

Keputusan tersebut diambil setelah tidak terlihatnya hilal pada Selasa, sehingga Arab Saudi menggenapkan bulan Syakban menjadi 30 hari.

Uni Emirat Arab juga telah menetapkan awal Ramadhan 1444 H melalui Komite Pengamatan Bulan.

Negara itu bahkan telah menyampaikan pengurangan jam kerja untuk pekerja sektor publik dan swasta selama Ramadhan.

Sementara Aljazair, Yordania, dan Maroko akan menunggu hingga Rabu untuk memutuskan apakah Ramadhan akan dimulai Kamis atau Jumat.

Hilal tidak Terlihat di Papua

Sementara ini untuk wilayah Indonesia, baru Papua yang telah melaporkan pemantauan hilal. 

Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, hilal 1 Ramadan 1444 H atau awal puasa Ramadhan 2023 tidak terlihat di Provinsi Papua.

Awan tebal menjadi sebab hilal tak terlihat di sana.

Dalam keterangan yang diterima dari Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (22/3/2023), tim Falakiyah Provinsi Papua dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura tidak melihat hilal di sana.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved