Berita Balikpapan Terkini
Respon P3E soal Pembuatan Pusat Daur Ulang di Kecamatan-kecamatan Balikpapan
Bahkan ia membeberkan, adanya perencanaan pembuatan pusat daur ulang di beberapa kecamatan Kota Balikpapan.
Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan (P3EK), Mini Farida mengatakan penanganan sampah di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur telah mencapai sekitar 72 persen.
"Artinya, mereka sudah melakukan dengan sesuai atau menghampiri target nasional ya, untuk Balikpapan," ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Kamis (23/3/2023).
Sehingga, Kota Balikpapan sukses menyabet Piala Penghargaan Adipura Kencana 2022 dalam kategori Kota Besar beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, Kota Balikpapan juga telah berinovasi terkait dengan pengolahan sampah.
Baca juga: Kapasitas Tempat Pengolahan Sampah di KIPP IKN Nusantara Capai 80 Ton Per Hari
Berupa pengolahan sampah organik yang menjadi sumber energi.
"Balikpapan telah memiliki salah satu inovasi juga yaitu pengelolaan sampah organik yang dibuat menjadi sumber energi untuk PLN dan PLTU," ungkapnya.
Bahkan ia membeberkan, adanya perencanaan pembuatan pusat daur ulang di beberapa kecamatan Kota Balikpapan.
"Saya mendengar juga perencanaan ke depan adalah membuat PDU-PDU yang ada di kecamatan. Jadi semuanya akan tertangani di kecamatan," jelasnya.
Baca juga: Siapkan Lahan 4 Ha, Kementerian PUPR Bakal Bangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di IKN Nusantara
Sehingga menurutnya, kota Beriman telah banyak berbenah dan berkembang terkait penanganan sampah di beberapa wilayah.
"Kalau saya lihat banyak perkembangan untuk Kota Balikpapan," ujarnya.
Beberapa waktu yang lalu tidak melihat lagi tumpukan.
"Artinya penanganan sampah dari mulai sumber sampai dengan TPA, sudah tertangani secara baik," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pantai-dusit-bpn-sampah.jpg)