Rabu, 20 Mei 2026

Ramadhan 2023

Syarat dan Rukun Itikaf, Rasulullah SAW Selalu Melakukan Itikaf di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Syarat dan Rukun Itikaf, Rasulullah SAW Selalu Melakukan Itikaf di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Tayang:
Editor: Nur Pratama
rumaysho.com
Ilustrasi itikaf di masjid 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini telah masuk 13 Ramadhan 2023 / 1444 H.

Itikaf sunah dilakukan setiap waktu, tetapi yang paling utama (afdhal) jika dilakukan saat Bulan Ramadhan.

Arti dari itikaf ialah berhenti (diam) di dalam masjid dengan syarat-syarat tertentu, semata-mata niat beribadah kepada Allah.

Lalu, bagaimanakah tata cara itikaf?

Itikaf pada bulan Ramadhan bisa dikatakan sebagai ruang perawatan khusus untuk menghilangkan kanker dosa dari dalam hati.

Itikaf merupakan lingkungan khusus yang jauh dari noda dan kotoran dunia.

Baca juga: Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Ustaz Abdul Somad, Setiap Muslim Pasti Ingin Mendapatkannya

Konon Rasulullah selalu melakukan  Itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Kemudian pada tahun di mana beliau meninggal dunia, beliau beritikaf selama dua puluh hari.

Ketika beliau tidak bisa itikaf, beliau kemudian menggantinya dengan i’tikaf sepuluh hari pertama di bulan Syawal.

Tindakan Rasulullah itu merupakan bukti pentingnya ibadah  Itikaf.

Kesungguhan Rasulullah untuk mengerjakan ibadah yang satu ini juga bisa menjadi motivasi untukmu melakukan hal yang sama.

Syarat dan Rukun Itikaf

Sebelum melakukan  Itikaf, penting untuk memperhatikan syarat dan rukunnya, antara lain sebagai berikut:

Pertama, niat, dalam  Itikaf harus ada niat sehingga orang yang melakukannya paham apa yang harus dilakukan.

Bahkan jangan sampai melamun, dan pikiran kosong.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved