Rabu, 22 April 2026

Berita Samarinda Terkini

PKK Samarinda Gelar Lelan, Cari Dana untuk Tangani Kasus Stunting

TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Kota Samarinda targetkan penyaluran dana di tahun ini.

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni membeberkan target penyaluran dana dari hasil pelelangan pada giat Women’s Bazar Ramadhan tahun ini untuk mengurangi angka stunting di Kota Samarinda pada Rabu (12/4/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Kota Samarinda targetkan penyaluran dana di tahun ini untuk kasus stunting melalui kegiatan pelelangan di Woman’s Bazar Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan melalui sambutan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni.

“Pada tahun ini TP PKK Kota Samarinda menambah target penyaluran ke anak-anak yang menderita stunting,” ujar Rinda saat sambutan pada Rabu (12/4/2023).

Kegiatan ini sudah berlangsung selama setahun belakangan setiap Bulan Ramadhan, uang hasil pelelangan tersebut disalurkan kepada anak-anak yatim piatu, kaum duafa, dan lansia (lanjut usia).

Baca juga: Darurat Stunting, Pemkot Samarinda Lakukan Aksi Nyata

Diketahui, di tahun 2023 ini terdapat 28.000 kasus anak mengalami stunting di Kota Samarinda.

“Bahkan menurut data terdapat 28.000 anak-anak yang mengalami stunting atau gizi buruk di Kota Samarinda,” ujar Rinda.

Menurutnya, hal tersebut merupakan persoalan yang harus segera diselesaikan oleh pihaknya.

“Hal tersebut membuat kami terpanggil untuk turut andil di situ, kita tidak boleh apatis dan tutup mata, bagaimanapun ini adalah persoalan kita semua,” ungkap Rinda.

Baju-baju di sini adalah sumbangan yang dijual murah tapi tetap berkualitas.

Baca juga: Bertemu Bersama IDI, Wawali Samarinda Rusmadi: Stunting Ini Urusan Masa Depan Bangsa

"Bajunya berasal dari sumbangan Pak Wali dan Wakil Wali Kota beserta istri, Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Ketua Bidang, dari Pak Camat dan Pak Lurah,” sebut Rinda.

Ia berharap agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan pelelangan agar hasilnya dapat segera disalurkan.

Ilustrasi ibu hamil dan menyusui ASI ibu.
Ilustrasi ibu hamil dan menyusui ASI ibu. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

Semoga masyarakat yang ada di sini terketuk hatinya untuk sama-sama berlomba mencari pahala dengan melancarkan pelelangan yang diselenggarakan.

"Kami bisa mengumpulkan dana untuk disalurkan kepada kaum duafa, anak yatim, dan target juga untuk kasus stunting,” tutup Rinda. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved