Jumat, 17 April 2026

Kesehatan

5 Cara Melindungi Kesehatan Jantung Anda, Bisa Makan Buah-buahan Segar dan Sayuran

5 Cara Melindungi Kesehatan Jantung Anda, Salah Satunya Bergeraklah untuk Mendorong Jantung Berdetak

Editor: Nur Pratama
Hello Sehat
Ilustrasi Olahraga 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada 5 cara melindungi kesehatan jantung anda.

Ada sekitar 17,9 juta jiwa setiap tahun meninggal karena penyakit jantung menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Penyakit jantung juga telah menjadi penyebab kematian teratas di Amerika Serikat selama lebih dari 50 tahun.

Bahkan menurut Chief Health and Nutrition Officer, Herbalife Nutrition, Kent Bradley, kematian akibat penyakit kardiovaskular terus meningkat.

Ada banyak faktor yang berkontribusi, satu diantaranya gaya hidup.

“Di pusat sistem kardiovaskular kita adalah jantung dan kesehatannya penting bagi semua orang, tanpa memandang usia," ungkap Kent dikutip Jumat (28/4/2023).

Baca juga: Jokowi Instruksikan Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan IKN Nusantara Segera Dibangun

Kent memaparkan ada beberapa cara untuk mengambil kendali atas kebiasaan gaya hidup, untuk melindungi kesehatan jantung. 

1. Mengenali Risiko 

Melakukan cek rutin setiap tahun ke dokter untuk penilaian kesehatan adalah tempat yang tepat untuk memulai. Meskipun faktor genetik dapat berperan dalam risiko penyakit jantung, faktor lingkungan dan lainnya dapat menjadi faktor yang sama pentingnya.

Perlu dicatat bahwa tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama bagi penyakit kardiovaskular, yang sangat memprihatinkan mengingat tekanan darah tinggi adalah "pembunuh senyap" tanpa tanda atau gejala peringatan. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk secara teratur memantau tekanan darah. Jika dibiarkan tidak terdiagnosis dan tidak diobati, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Mengurangi Kebiasaan Tidak Sehat

Merokok selalu menjadi salah satu kebiasaan yang paling merugikan bagi kesehatan jantung seseorang.

Karena dapat merusak lapisan arteri, menyebabkan penumpukan material berlemak, yang disebut ateroma, yang menyempitkan arteri. 

Beberapa orang mungkin mengalami nyeri dada, yang dikenal sebagai angina sebagai peringatan, tetapi banyak orang mengetahui tentang penyempitan arteri ketika mereka mengalami serangan jantung atau stroke. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved