40 Titik Banjir Samarinda
Ada Jenazah Pria Terjebak Banjir di Samarinda
Diketahui almarhum bernama Heri Purwanto. Pria 43 tahun itu meninggal dunia di rumah sakit Hermina Samarinda dikarenakan sakit.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tepat pukul 23.30 Wita Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda tiba di lokasi jenazah yang terjebak banjir di Jalan Padat Karya, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (1/5/2023).
Terpantau salah satu wilayah di Kelurahan Loa Bakung ini terendam banjir secara merata.
Ketinggian banjir pun bervariasi. Mulai dari sebatas betis hingga paha orang dewasa.
Akibat banjir itu, jenazah yang dibawa menggunakan ambulans itu stak di salah satu perempatan jalan dan tak bisa tiba di rumah duka.
Baca juga: BREAKING NEWS - Samarinda Diguyur Hujan Deras Selama Dua Jam, 40 Titik Terendam Banjir
Karena tak ada altenatif lain jenazah akhirnya dinaikan di mobil Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda.
Terlihat jenazah yang hanya dibalut selimut cokelat ini ditempatkan di kursi bagian belakang dengan bagian kaki menjulur keluar.
Dengan perlahan mobil hilux Inafis berplat dinas XII/818-31 itu membawa jenazah ke rumah duka yang berada di RT 73 nyaris di ujung perbukitan.
Kedatangan jenazah inipun disambut isak tangis keluarga.
Diketahui almarhum bernama Heri Purwanto. Pria 43 tahun itu meninggal dunia di rumah sakit Hermina Samarinda dikarenakan sakit.
Naili selaku ipar almarhum mengatakan jenazah sudah berada di perempatan itu sejak Pukul 22.00 Wita.
Pihak keluarga sempat berharap air segera surut. Namun semakin larut debit air justru terus mengalami peningkatan.
"Akhirnya teman-teman relawan ngasih tahu bisa minta bantuan Inafis," kata Naili kepada Tribunkaltim.co saat tiba di rumah duka.
Hingga akhirnya tepat Pukul 23.50 Wita jasad pria yang berasal dari keluarga kurang mampu itu berhasil tiba di rumah duka dan rencana akan dikebumikan Selasa (2/5) besok.
"Terimakasih banyak buat Inafis Polresta Samarinda yang sudah membantu kami. Hanya doa tulus yang dapat kami berikan untuk membalas kebaikan ini," ucapnya penuh haru.
Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta fSamarinda Aiptu Harry Cahyadi mengatakan pihaknya mendapat informasi awal dari Bhabinkamtibmas Loa Bakung bahwa ada warga kurang mampu yang terjebak banjir.
Ia menegaskan bahwa sebagai anggota Polri, pihaknya akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
"Karena Inafis selalu siap melayani dan mengayomi apapun keperluan warga Kota Samarinda dengan berlandaskan jiwa kemanusiaan," singkat Aiptu Harry Cahyadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mobil-inafis-polresta-smd.jpg)